TOPIKKITA.COM | Bekasi – Warga kampung Rukem, RT.01/05 Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi merasa kesal dengan kondisi listrik yang sering mati tiba-tiba.

Pasalnya, dari keterangan beberapa warga, dalam satu bulan di bulan Januari saja, sangat sering mati listrik. Dan sekarang gardu di tiang listriknya meledak disaat hujan.

Warga yang bekerja tempatnya di dekat tiang gardu listrik tersebut mengatakan, saat itu sampai terdengar suara ledakan seperti ban mobil pecah, ternyata bersumber dari gardu listrik.

“Sudah 6 hari, alat listrik menggunakan mobil travo berjalan disimpan dipinggir jalan disambungkan ke kabel tiang listrik agar listriknya menyala. Akan tetapi hal ini jelas sangat mengganggu kelancaran para pengguna jalan setiap harinya. Baru kali ini dibenerin oleh petugas, tapi ga bener-bener. Listrik mati dari sejak sebelum Magrib sampai saat ini,” ujar warga yang turut menyaksikan petugas listrik yang sedang membetulkan. Rabu (10/02/2021) malam.

Awak media yang sempat memantau pekerjaan petugas listrik, melihat ada satu kali percikan api dan suara ledakan dari kabel atas ketika petugas memukulkan dengan alat panjang ke kabel atas.

Salah seorang dari tiga petugas pemeliharaan gardu listrik, Nana, mengatakan bahwa ini salahsatu akibat adanya perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar sini.

“Seharusnya, mereka menggunakan travo listrik tersendiri, jangan nyambung ke gardu listrik untuk pemukiman warga,” ujarnya.

Sudah hampir satu minggu alat ini disimpan dipinggir jalan. Para pengguna jalan sangat terganggu

Selain karena adanya gudang-gudang atau perusahaan yang saluran listriknya nyambung ke tiang gardu pemukiman warga, kabel yang sudah lama juga mempengaruhi.

“Ini karena kabelnya sudah lama. Mudah-mudahan bisa selesai malam ini. Kalo ga, ya kita harus ngambil kabel baru dulu ke kantor. Dipasang lagi dah, mobil travonya agar listriknya bisa menyala dulu.” Terang Nana.

Perlu diketahui, dari pantauan awak media memang disekitar wilayah Desa Jatireja banyak bangunan – bangunan gudang yang di sewa oleh para pengusaha dan beberapa perusahaan yang berproduksi akan tetapi diduga kuat tanpa mengantongi kelengkapan ijin perusahaan. Faktanya beberapa perusahaan yang jelas – jelas berproduksi akan tetapi tanpa mencantumkan papan nama perusahaannya didepan bangunannya.

BACA JUGA :  Pembangunan MCK SMPN 2 Cikarang Timur Diduga Tidak Sesuai Spek, Luput Dari Konsultan dan Pengawas

Dan parahnya lagi, wilayah tersebut adalah bukan zona industri, akan tetapi pemukiman. Bahkan ada juga perusahaan yang jelas berproduksi dengan suara mesin bising setiap hari dan malam tepat di pinggir bangunan lembaga pendidikan sekolah tingkat dasar, MI Al – Khoiriyah tepat pinggir jalan jalur Pemda, Kampung Rukem RT.01/05, Desa Jatireja, Cikarang Timur. (Tfk)