Keluhkan Tingginya Harga Pakan, Peternak Ikan Minta Pemerintah Bertindak

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Kenaikan harga pakan ikan yang terus terjadi semakin menekan para pembudidaya ikan rakyat.

Di tengah semangat pemerintah mengajak masyarakat memperkuat ketahanan pangan, para peternak justru menghadapi biaya produksi yang semakin tinggi.

Bacaan Lainnya

Salah satu peternak ikan, Syahroni, di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, menyampaikan bahwa kondisi harga pakan ikan sekarang ini terus naik.

“Kalo belanja ke distributor langsung, harganya pariasi dan harus belanja banyak. Bulan kemarin saya beli per karung harganya Rp. 272.000, sekarang sudah naik lagi harga Rp. 292.000 /karung yang berat 30 kg. Gak tau kalo harga di pengecer yang bisa dibeli kioan, pasti harganya lebih mahal”, ujar bang Roni, sapaan akrabnya. Kamis (09/07/2026).

Menurutnya, hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut – larut. Ia meminta kepada pemerintah agar bisa cepat bertindak bagaimana caranya agar harga bisa kembali stabil dan para peternak ikan bisa tetap berjalan.

“Kami diminta terus berproduksi untuk mendukung ketahanan pangan. Namun jika harga pakan terus naik tanpa ada solusi yang nyata, bagaimana peternak kecil bisa bertahan? Jangan sampai peternak rakyat berjuang sendirian”, cetusnya.“

Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bekasi, serta Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi harus segera mengambil langkah konkrit untuk membantu peternak, baik melalui upaya menjaga stabilitas harga pakan, pendampingan, maupun kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh peternak rakyat”, pintanya.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan ajakan untuk beternak. Dibutuhkan kebijakan yang mampu menjaga keberlangsungan usaha para peternak.

“Jika peternak terus terbebani dan satu per satu berhenti berusaha, siapa yang akan menjaga ketahanan pangan Indonesia?” Pungkasnya.

Pos terkait