TOPIKKITA.COM | BEKASI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bersama pemerntahan Kabupaten Bekasi adakan pertemuan dengan Wakil Gubernur Jawa Barat di Kantor Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, terkait rusaknya jalan Cikarang-Cibarusah milik Provinsi sepanjang dua puluh satu kilo meter. Senin, 15/02/2021.

Budianto, S.Pi selaku anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari FPKS berujar, “banyak sekali informasi dari masyarakat, bahwa rusak dan jeleknya jalan cikarang-cibarusah milik Provinsi ini. Yang alhamdulillah telah di respont dengan baik oleh wakil gubernur kang Uu, tadi, kami melakukan pertemuan ada dari rekan-rekan anggota dan ketua DPRD Kabupaten Bekasi dan Dinas terkait serta para Camat yang berada sepanjang jalan tersebut”.

“jalan ini milik Provinsi Jawa Barat memang tidak layak sekali, hancur, rusak praktis tidak terurus, perlu saya sampaikan kendaraan baik mobil, motor telah menunaikan pajaknya dan tercatat pada 31/12/2019 pajak kendaraan bermotor masyarakat Kabupaten Bekasi senilai Rp.1.953.888.610.000,00 hampir dua milyar”. Ujar Budianto.

Ia melanjutkan, “Tentunya kita berharap dengan hadirnya bpk Wakil Gubernur, ada solusi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, tercatat tadi bahwa alokasi pemeliharaan sebesar enam puluh juta rupiah per kilometer, panjang jalan cikarang-cibarusah dua puluh satu kilometer hanya satu koma dua milyar biaya pemeliharaan, dan satu solusi lagi jangka pendek pak wagub berjanji akan melakukan anggaran pergeseran senilai sepuluh milyar rupiah dan kami meminta diskresi kepada pa wagub dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk segera melakukan proses pergeseran dan pembangunan di laksanakan. Jangka panjang solusinya adalah pelebaran jalan rencananya lima meter kiri kanan dan perbaikan supaya memastikan jalan cikarang-cibarusah bisa selesai tahun 2021-2022 dan selesai tahun 2023.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, “apa yang di sampaikan anggota dan ketua DPRD serta Pemerintahan Kabupaten Bekasi sudah saya serap, saya catat dan insya Allah kita akan melakukan acion sekalipun tidak sesuai harapan dan keinginan minimal kita ada progres setelah pertemuan ini. Permohonan maaf atas nama pemerintahan propinsi kepada khususnya masyarakat kabupaten Bekasi yang tidak nyaman dengan keadaan jalan Propinsi,” Singkat Kang Uu. (AM)

BACA JUGA :  Pengucap "Wartawan Gila" Secara Terbuka Memohon Maaf Kepada Media