TOPIKKITA.COM | KOTA BEKASI – Warga Perumnas 1 Kranji wilayah RW 06, RT 01 sampai RT 09 Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, menolak adanya rencana pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang akan dibangun oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi.

Dari keterangan salah satu tokoh masyarakat, H.Puabata ia mengatakan “Bahwa pada prinsipnya masyarakat ini apalagi rumahnya yang agak dekat dengan gerbang Lab, terdampak pembangunam Labkesda yang akan menimbulkan limbah. Andaikan limbah itu tersalur ke got, yang kena dampak, masyarakat sini. Apalagi disini rawan banjir saat musim hujan. Sekarang kita mencegah untuk sepuluh tahun yang akan datang, gimana nasib anak cucu kita nanti. Dan amat disayangkan, kenapa harus dilawan oleh aparatur ? warga hanya menolak adanya pembangunan Labkesda. Kenapa harus di copot spanduk penolakan warga”, terangnya.

Salah seorang warga bernama Sofiah, ia mengatakan bahwa yang mencopot sepanduk penolakan warga tersebut adalah Satpol PP.

Disampaikan Ketua RT 001, Bagus Wicaksono saat dikonfirmasi awak media ia menegaskan, “terkait pembangunan Labkesda, sebelumnya tidak ada pemberitahuan kepada warga. Warga menolak, karena tidak adanya sosialisasi terhadap lingkungan”, ungkapnya.

Sementara itu Lurah Kranji, Andi Kristanto saat di konfirmasi via telepon melalui WhatsApp terkait pencopotan spanduk yang dilakukan oleh anggota Satpol PP itu dirinya mengatakan, “semua sudah dikordinasikan dengan pihak kecamatan selaku OPD kami”. Jawabnya singkat. (AB)