TOPIKKITA.COM | MALUKU UTARA – Jainal Ashar, Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Pulau Taliabu akhirnya angkat bicara soal keterlambatan pembayaran gaji tenaga pengangkut sampah dan petugas penyapu jalan.

Menurut kader partai PDIP itu, lambatnya pembayaran gaji tersebut seharusnya bisa menjadi perhatian lebih oleh Pemerintah Daerah. Pasalnya, pekerjaan tersebut tidak semua orang berani untuk melakukannya.

“ya, jadi menyangkut dengan gaji petugas kebersihan yang belum dibayar sehingga mereka mogok kerja itu, seharusnya ada perhatian dari OPD terkait, dan juga harus ada kejelasan, mau dibayar atau tidak?,” Ungkapnya kepada media ini, Senin, 13/04/2020, Pagi tadi.

Tak hanya menekan OPD terkait untuk membayar gaji petugas kebersihan, Jainal juga berjanji akan memanggil Pimpinan OPD yang bertanggung jawab membayar upah petugas kebersihan untuk menanyakan langsung kendala dan penyebab sehingga gaji mereka (Petugas kebersihan/Red) belum terbayar sampai saat ini terkhusus gaji di Bulan Desember 2109 lalu.

“Kami akan agendakan untuk memanggil pimpinan OPD terkait, untuk menanyakan soal gaji yang belum terbayar itu, kenapa sampai belum di bayar. Kemudian apa maslahnya, sehingga para pekerja juga tidak merasa ragu untuk melanjutkan pekerjaan mereka,” Jelas Inal sapaan akrabnya.

Selain itu, informasi yang di himpun dari sumber terpercaya menyatakan, pembayaran gaji untuk petugas kebersihan baik pengangkut sampah dan penyapu jalan setiap penghujung tahun sudah menjadi tradisi gaji mereka hangus atau tidak lagi dibayarkan sama sekali.

“Sudah biasa kalau bulan 12 itu gaji tidak terbayar, itu sudah tradisi,” ungkap salah satu petugas kebersihan yang enggan namanya untuk di publish. *(Hermawan)