Wanita cantik tak dikenal (dilingkari) membayarkan biaya pengobatan juru parkir korban pembacokan gengster

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Korban pembacokan yang dilakukan oleh gerombolan gengster sepeda motor kepada seorang juru parkir putar arah sepeda motor jalan Jendral Urip Sumoharjo, Lemahabang, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang di alami oleh HS alias Qinoy (25 th) yang terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB sebagaimana di beritakan oleh topikkita.com, Sabtu (19/09/2020) lalu, korban mendapatkan bantuan biaya pengobatan sepenuhnya yang ditanggung oleh seorang wanita tak dikenal dan identitasnya di sembunyikan.

Uang sebanyak 20 juta dibayar langsung kepada kasir rumah sakit melalui transfer oleh wanita yang dianggap sebagai ‘Malaikat Tak Bersayap’ yang di utus Tuhan untuk membantu biaya pengobatan HS.

Bermula ketika berita korban pembacokan yang di alami oleh juru parkir ini menjadi viral dan tidak mampu dalam biaya pengobatannya, karena tidak tercover oleh BPJS ataupun KIS, pihak relawan kesehatan dari Komunitas Peduli Jaminan Kesehatan Nasional (KP JKN) pimpinan Cevi Kurniawan segera mengambil sikap dengan berswadaya terhadap para anggotanya mengumpulkan dana sedapatnya untuk segera diberikan kepada keluarga korban agar bisa memperingan biaya pengobatan.

Cevi Kurniawan mengatakan kepada awak media topikkita.com, saat itu korban sudah pulang dari rumah sakit Annisa. Akan tetapi luka pada jahitan di punggungnya bocor dan mengalami pendarahan parah.

“Dan memang, pihak Annisa menyarankan agar si korban di sarankan dibawa ke rumah sakit Sentra Medika yang lebih besar untuk penanganan luka bagian punggungnya yang parah,” terang Cevi. Minggu (20/09/2020).

Selain itu, masih keterangan ketua KP JKN, pihak owner rumah sakit Annisa juga memberikan dana donasi kepada korban yang ternyata yatim piatu ini, sebanyak 2 juta rupiah.

Ketika dirumah, punggung HS mengalami pendarahan, bocor jahitan pada lukanya dan langsung dibawa ke rumah sakit Sentra Medika dengan di dampingi oleh anggota relawan kesehatan KP JKN.

Di saat pengurusan proses administrasi dan terkait soal biaya, sementara korban belum mendapat penanganan, tiba-tiba muncullah seorang wanita muda berparas cantik yang bersedia membayarkan semua biaya pengobatan HS dan dibayarkan secara langsung melalui transfer. Keluarga korban dan anggota relawan kesehatan KP JKN pun tidak ada yang mengenalnya.

Dari keterangan Cevi yang bersumber dari anggotanya saat di lokasi rumah sakit, bahwa wanita itu mengetahui perihal korban pembacokan dari berita media online. Pihak kasir rumah sakit pun tidak mau memberikan keterangan, karena wanita itu tidak mau di buka identitasnya.

Akan tetapi foto wanita tersebut kini menjadi viral dalam unggahan status akun facebook milik ketua relawan kesehatan KP JKN atas nama “Cevi Kurniawan”. (TS)