TOPIKKITA.COM | Cibitung, Bekasi – Salah satu program unggulan keagamaan yang di canangkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan wakilnya Uu Ruzhanul Ulum adalah Gerakan Maghrib Mengaji (GMM) yang bertujuan untuk menjadikan Jabar Juara dalam bidang keagamaan bagi masyarakat Jawa Barat. Program ini dalam pelaksanaannya terus di galakkan oleh tokoh agama yang juga sekaligus pegawai honorer Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Cibitung, Ustad Syahrulloh. Dalam pelaksanaannya, GMM yang terus di gelorakan oleh Ustad Syahrulloh sangat di sambut antusias oleh jamaah dan masyarakat lainnya, seperti yang ia lakulan dalam GMM di Majlis Ta’lim (MT) Nurul Ikhlas Kampung Selang Tengah, Desa Wanasari, Kecamatan cibitung, Kabupaten Bekasi. Minggu malam (08/12/ 2019). GMM yang rutin dilaksanakan ini tidak kurang dari 15 orang bahkan lebih dari itu dengan berbagai kalangan usia dari para peserta jamaah baik laki – laki maupun perempuan. Kitab yang di kaji untuk disampaikan kepada jamaah adalah kitab Wasiatul Mustofa, Karangan Syech Abdul Wahab Assya’roni. Kajiannya kali ini membahas tentang “Seburuk – Buruknya Sahabat Adalah Orang yang Meremehkan Pada Sahabatnya dan Menyebarkan Rahasia Sahabtnya,” Tutur Ustad Syahrulloh dalam wejangannya dihadapan para jamaah. Dalam inti tausyiahnya, Ustad menyampaikan Pesan Rosululloh, “Jadilah orang yang jujur dan menjaga amanah serta jadilah orang yang dermawan kepada siapa pun, tanpa memandang ras, agama, suku, warna kulit, dan jadilah orang yang bertanggung jawab.” pungkasnya. *(red)
BACA JUGA :  Hasil Rapat SMSI : Media Agar Proporsional Dalam Memberitakan Produk Legislasi DPR