TOPIKKITA.COM | MALUKU UTARA – Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor : 12 Tahun 2018 Tentang pedoman penyusunan Peraturan DPRD, yang intinya setiap Anggota DPRD wajib melaksanakan reses di dapil masing-masing guna menyerap aspirasi masyarakat. Seperti halnya Reses Perdana yang di lakukan oleh seluruh Anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu yang dilaksanakan selama tiga hari kedepannya.

Tujuan reses, merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD setahun tiga kali guna menyerap aspirasi masyarakat, khususnya dilakukan di daerah pilihan (dapil) agar pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dapat dirasakan oleh masyarakat berdasarkan aspirasi yang diserap oleh Anggota DPRD pada saat melaksanakan kegiatan reses.

Salah satu Anggota DPRD Taliabu dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Vidya Alwi didampingi Ketua DPC PPP Rismanto Tari, saat ditemui di sela-sela kegiatan Reses yang dilaksanakan di Desa Limbo dan Loho Buba pada Sabtu, 28/12/2019 kemarin, pada awak media Vidya menyampaiakan bahwa kegiatan reses yang lakukannya merupakan reses perdana semenjak dirinya terpilih sebagai Anggota DPRD Taliabu beberapa bulan lalu.

“Dalam kegiatan reses yang saya laksanakan adalah yang pertama kalinya dan saya memilih desa Limbo dan Loho Buba dikarenakan kedua desa ini merupakan Dapil saya pada saat saya mencalonkan diri, dan saya juga mendapatkan masukan dari masyarakat kedua desa tersebut, salah satunya adalah meminta pada Pemda Taliabu dan Kemenag untuk menaikan Status Sekolah Madrasah Aliyah yang berada di desa Limbo menjadi Madrasah Aliyah Negeri, dan itu disampaikan salah satu tokoh masyarakat desa Limbo,” tutur Vidya.

Lanjut Vidya, dari kegiatan reses yang dilaksanakan di desa limbo dan loho buba, banyak masukan dan harapan masyarakat yang patut untuk di perjuangkan di Gedung DPRD nantinya, salah satunya adalah permintaan fasilitas perhubungan untuk Pustu Desa Limbo.

“Menurut saya, permohonan bantuan transportasi perhubungan berupa bodi fiber dan mesin untuk Pustu Desa Limbo karena ini merupakan kebutuhan guna melancarkan pelayanan kesehatan di desa tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Rismanto Tari saat dimintai tanggapan terkait kegiatan reses yang dilaksanakan oleh seluruh anggota DPRD dengan tegas menyatakan, bahwa reses adalah kewajiban bagi seluruh anggota DPRD tanpa kecuali.

BACA JUGA :  Kendala Ekonomi, NU Care-LAZISNU Bantu Santri yang ‘Ramal’ Prabowo jadi Menteri Jokowi

“Reses itu merupakan kegiatan wajib untuk dilaksanakan. Sebab dengan reses itulah anggota DPRD mengetahui apa yang di inginkan masyarakat, dan anggota DPRD tugasnya menyampaiakan dan memperjuangkan keinginan tersebut,” jelasnya.

Usai melaksanakan kegiatan reses pada malam hari, Vidya Alwi melanjutkan kegiatan pada minggu pagi dengan memberikan bantuan rumput laut pada petani sebanyak 50 orang berupa tali sejumlah 100 gulung dan bibit rumput laut.

*(Hermawan)