Tumpukan sampah yang berada dipinggir jalan Desa Tanjungsari, Kec. Cikarang Utara

TOPIKKITA.COM|Kabupaten Bekasi, Permasalahan sampah tampaknya tidak kunjung ada habisnya di Kabupaten Bekasi, padahal Pemerintah Daerah sendiri telah mengeluarkan surat edaran agar masyarakat tidak sembarangan membuang sampah dilahan kosong maupun bantaran kali, namun sepertinya himbauan dari pemerintah daerah tidak mendapatkan perhatian serius dari masyarakat.

 

Walau memiliki instansi tersendiri dalam dalam hal mengurusi permasalahan sampah bahkan Kabupaten Bekasi juga terkenal memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Burangkeng-Setu.

Sampah yang berada dipinggir jalan alternatif arah Jurong

Menumpuknya sampah disepanjang Kampung Kaliulu RT.05/03 Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, sepertinya luput dari pengawasan yang menjadi tugas dan tanggung jawab Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, lokasi tumpukan sampah yang dekat dengan jalan raya utama nasional ini banyak berserakan sampah limbah rumah tangga.

Pantauan awak media dilokasi, tumpukan sampah itu diduga dilakukan oleh warga sekitar yang membuang sampah secara liar disembarang tempat. Jum’at (05/03/2021).

 

Alhasil tumpukan sampah tersebut sangat meresahkan masyarakat maupun pengendara yang melintas. Secara visual juga sangat tidak baik atas keberadaan tumpukan sampah tersebut dikarenakan menyebabkan bau yang amat menyengat dan tidak enak di pandang

 

Penuturan salah satu warga sekitar yang tidak ingin disebutkan namanya, pemilik Warung full berkah “Ibu Ninu” Jalan yang menuju akses ke Jurong menjadi pilihan alternatif para karyawan dan pengendara bermotor yang melintasi jalan tersebut, keberadaan sampah yang berserakan di pinggir jalan justru itu sangat mengganggu sekali, selain tidak enak di lihat juga menimbulkan bau yang menyengat.

 

“Padahal setiap hari ada saja Linmas (pelindung masyarakat-red) Desa yang selalu patroli” tetapi tetap saja kecolongan, ada saja yang membuang sampah di sepanjang jalan ini, kemungkinan membuangnya malam hari pada saat berangkat ke pasar. Ungkapnya.

 

Ibu tersebut menerangkan “Bahkan beberapa bulan lalu sempat di bersihkan hampir tiga kali di bersihkan sama pihak Staff Desa Tanjung Sari bersama Ketua RT, 05/03 Rasam, Tempat tersebut dirapihkan sekaligus diberikan pembatas pagar dan tulisan “Dilarang Buang Sampah”, Terangnya.

BACA JUGA :  Jelang Hari Raya, GMBI Kabupaten Bekasi Masih Aksi

 

“Saya berharap tumpukan sampah yang ada di sepanjang jalan yang menuju akses ke jurong di bersihkan, Jangan sampai sampah menumpuk dan menimbulkan bau busuk dan banyak lalat yang hinggap di lokasi ini”. tuturnya kepada awak media.

 

Masalah sampah ini seharusnya menjadi tanggungjawab semua elemen masyarakat yang seharusnya mendapatkan perhatian serius sehingga diharapkan adanya solusi dalam penangannya. (Sant)