Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya saat beri sambutan

TOPIKKITA.COM | PEKALONGAN – Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, tiap tanggal 10 November, ulama kharismatik dari Kota Pekalongan yang juga Rais ‘Aam Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (JATMAN), Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Yahya menggelar Peringatan Hari Pahlawan sekaligus tasyakuran ulang tahunnya ke 72 tahun yang juga bertepatan 10 November di kediamannya, Jalan Dr Wahidin, Noyontaan Gang 7, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan.

Peringatan Hari Pahlawan dan tasyakuran ini berlangsung khidmat dan meriah.Ratusan tamu undangan hadir, diantaranya, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., mewakili Pangdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Adrian (Akmil Magelang), Kolonel Inf Aliyatin Mahmudi (Danbrigiv 4/Dewa Ratna), H. Saelany Mahfud. SE (Walikota Pekalongan) beserta Forkopimda Kota Pekalongan, H Asip Kholbihi (Bupati Kab.Pekalongan) beserta Forkopimda Pekalongan, Letkol Mar.Ridwan Azis M.Tr.Hanla.,CHRMP (Danlanal Tegal), Balgis Diab, SE, S. Ag, MM (Ketua DPRD Kota Pekalongan), Kolonel Purn Abdullah (Ketua Pengurus Jatman Pusat Jakarta), Drs.A.Marzuki ( Kepala FKUB Kota Pekalongan), Para Tokoh Agama Kota Pekalongan serta Para Tamu Undangan lainnya.

Wakil Walikota Pekalongan, H. Afzan Arslan Junaid, S.E., dalam sambutannya menyampaikan, Kota Pekalongan bangga punya pahlawan masa kini dari bidangnya masing-masing, dan Abah Lutfi bisa dikatakan mewakili hampir dari semua bidang. Baik keagamaan, kerukunan, pembangunan, semuanya menguasai, pendidikan, ketahanan keilmuan, sudah tidak diragukan lagi.

“Alhamdulillah, dengan adanya Habib Luthfi, Kota Pekalongan melalui forum kerukunan umat beragama, juga berjalan harmonis dan Sinergi hingga saat ini, semuanya rukun aman tentram”, terangnya.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., beserta tokoh dan masyarakat lainnya turut hadiri giat tasyakur hari pahlawan

H.Afzan berharap, ke depan, Kota Pekalongan kota damai, kota yang religius dan berbudaya. Dia ungkapkan, Habib Luthfi, inspiratornya. Bagaimana Habib Luthfi selalu mengedepankan kebudayaan dan kearifan lokal serta cinta budaya bangsa sendiri, cinta tanah air.

Kolonel Purn Abdullah (Ketua Pengurus Jatman Pusat Jakarta menyampaikan, mengajak masyarakat mencintai tanah air. Habib Luthfi selalu mengajak masyarakat dan rakyat agar menjaga keutuhan NKRI dan itu bukan basa-basi, bahkan di tengah-tengah menyeru tentang kebaikan dan dakwah, selalu ada yang menghambatnya. Tapi semua itu dapat kita saksikan bersama, beliau tetap eksis. Tuturnya.

Sementara itu, Maulana Habib Muhammad Lutfi Bin Ali Bin Yahya, menyampaikan, bahwa malam hari ini kita bisa duduk bersama dan berdiri bersama, tidak lain ingin menunjukkan, inilah dari bentuk yang kecil hanya beberapa yang ada dari kita, tapi maknanya Indonesia. Tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Dirinya yang kebetulan lahir pada tanggal 10 November hanyalah ‘numpang’. Karenanya, bertepatan dengan momen Hari Pahlawan itu, Habib Luhtfi mengajak agar seluruh generasi penerus bangsa agar meneruskan perjuangan para pahlawan.

“Jadilah generasi penerus bangsa yang tidak memalukan para pahlawan kita. Pembangunan masih panjang, terus berlanjut, mari kita isi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya. Jangan kecewakan para pahlawan,” jelasnya. *(PenremWK/TS).