Gedung DPRD Pulau Taliabu, Maluku Utara

TOPIKKITA.COM | MALUKU UTARA – Sejak dilantik pada 30 September 2019 lalu, hingga kini penghujung tahun, rupanya belum juga ada informasi yang jelas soal jadwal pelantikan unsur pimpinan defenitif di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

Lambatnya pelantikan unsur pimpinan defenitif membuat fungsi dari DPRD melemah dengan sendirinya serta kerja – kerja DPRD tidak berjalan dengan baik.Padahal di ketahui, rekomendasi dari DPP masing-masing partai tentang rekomendasi unsur pimpinan DPRD Pulau Taliabu sudah ada. Diantaranya, Meylan Mus ( Partai Golkar ) sebagai Ketua DPRD, Arifin Madjid ( Partai Demokrat ) sebagai Wakil Ketua I, Muhammad Jainal Ashar ( Partai PDIP ) sebagai Wakil Ketua II.

Bahkan pada tanggal 5 Oktober 2019 lalu, telah di laksanakan Rapat Paripurna pembacaan pengusulan unsur pimpinan definitif di ruang paripurna DPRD Pulau Taliabu.

Tak hanya itu, Tepat tanggal 16 Desember 2019 ketika Aliansi Pemuda Taliabu melakukan aksi di depan gedung DPRD Pulau Taliabu dengan tuntutan mendorong percepatan pelantikan unsur pimpinan defenitif, Sekwan DPRD Pulau Taliabu, Syukur Boroe, menemui massa aksi dan secara bersama – sama menandatangani surat pernyataan yang berisikan 5 Poin penting.

Diantaranya poin Ke 4 yaitu, Bahwa kami mengaku dan berjanji akan segera dalam waktu selambat-lambatnya satu (1) minggu akan melakukan sidang paripurna pelantikan atau pengukuhan pimpinan defenitif DPRD Kabupaten Pulau Taliabu Periode 2019-2024.

Sementara jika dihitung, sejak di tanda tangani perjanjian tersebut pada tanggal 16 Desember 2019 dan hingga saat ini tanggal 26 Desember 2019 sudah tentu melebihi batas waktu perjanjian yang di tandatangani oleh beberapa anggota DPRD, Sekwan DPRD dan disaksikan oleh massa aksi.Anehnya lagi, Sekwan Pulau Taliabu, Syukur Boroe, terkesan diam dan diduga adanya unsur kesengajaan.

Bagaimana tidak, saat di konfirmasi guna kelengkapan pemberitaan ini, ia ( Sekwan/red ) memilih untuk tidak memberikan komentar apa – apa ketika di hubungi Via whatssap pribadinya pada 25/12/2019 tadi malam. *(Hermawan)