TOPIKKITA.COM | BEKASI – Pasca banjir melanda, geliat semangat para petani kembali untuk menggarap sawah miliknya. Akan tetapi petani di sekitar Bendungan B. KG 6 di sungai irigasi RT 01/05 Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur mengeluh karena salah satu sisi tanggulnya longsor dan air mengalir melalui tempat tersebut.

Carmin salah seorang petani yang di wawancara awak media mengatakan, “longsor pinggir bendungan, aer lewat situ, kalo bendungan ditutup ada gulekan muter kenceng bangat lewat situ jadi yang mengalir k sawah kurang maksimal. Manaan pintu aer yang buat ngairin sawah tinggi”. Ujar Carmin dengan bahasa khas daerahnya. Kamis, 03/06/2021.

Awak media kemudian menggali informasi ke pihak Pemerintahan Desa Labansari, Wiratma selaku staf pemerintahan mengatakan, “keluhan petani sudah sampai ke kami dan saya sampaikan ke pak Kades. Untuk longsor disisi bendungan tersebut seingat saya sudah lama, pasca banjir tempo lalu”. Ujarnya

“Jika tidak segera di perbaiki, kami khawatir akan terus melebar, selain mengurangi debit air yang masuk ke persawahan juga bisa memutus akses para petani untuk melintas ke sawahnya”. Keluh Wiratma.

Di tempat terpisah Amak selaku kepala Desa Labansari yang sedang bersama pak Camat, memberikan penjelasan melalui vois mail di aplikasi pesan singkat WhatApp. Ia bertutur, “pihak pemerintahan desa sudah melaporkan kepada pihak pengairan terkait kondisi di bendungan tersebut, lewat WA sudah bahkan ke pihak pelaksana pembangunan bendungan itu sudah saya sampaikan, karena kan belum lama.

“Tanggapan pihak pelaksana, katanya sudah bukan tanggung jawab saya sekarang mah sudah tanggung jawab PJT, pemeliharaan. Begitu kata pelaksana”. Tutur Amak Kades Labansari.

Lalu awak media menuju kantor PJT II untuk konfirmasi, akan tetapi ketika diterima security dan memperkenalkan diri. Security memberitahu bahwa pegawai yang bersangkutan sedang tidak di tempat, ada kegiatan lapangan di daerah Pebayuran.

Tidak sampai di situ awak media kemudian menghubungi pegawai PJT II melalui pesan singkat WhatApp akan tetapi sampai berita ini diterbitkan belum ada balasan.(AM)

BACA JUGA :  Ketua NU Kabupaten Bekasi Mengutuk Aksi Bom di Makassar