TOPIKKITA.COM | Kalimantan Timur – Basuki Purwandono (BP)  terdakwa dalam perkara korupsi pengadaan tanah pembangunan RSUD Pratama Kotawaringin Timur (Kotim) di vonis bebas oleh Hakim Pengadilan Tipikor Palangka Raya, Kamis (16/01/2020).BP merupakan staf Penilai appraisal pada Toto Suharto dan rekan atau lembaga penaksir harga pengadaan tanah di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotim didakwa JPU telah merugikan keuangan negara atau daerah.Namun, tidak terbukti secara sah dan meyakinkan menurut Majelis hakim pengadilan Tipikor Palangka Raya. Majelis Hakim memvonis bebas terdakwa BP dari segala dakwaan dan tuntutan Jaksa dari kejaksaan Negeri Kotim.”Kami menghormati putusan pengadilan, namun kami juga akan menempuh upaya hukum yakni kasasi,” kata Jaksa Penuntut  Umum Sunardi Efendi dari kejaksaan Negeri Kotim, menanggapi putusan pengadilan Tipikor Palangka Raya.Sementara itu, Penesahat Hukum BP dari kantor hukum Prime Solution Associate, Jakarta, Antony Lessnusa, SH mengatakan bahwa pihaknya sangat yakin kliennya tidak melakukan apa yang didakwa dan dituntut jaksa”Dengan fakta fakta yang ada. Di sinilah adanya kepastian hukum dan keadilan. Dari awal kami sangat yakin, bahwa inilah kebenaran dan keadilan. Terbukti pada putusan hakim,” kata Antony Lesnussa, SH tegas dan meyakinkan.Masih di luar ruangan sidang, Basuki Purwandono tak henti hentinya mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Palangka Raya. “Saya ucapkan terimaksaih kepada tim pengacara saya Bapak Anthony Lessnusa, SH dan team kantor hukum Prime Solution Associate – Jakarta, serta ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas Vonis bebas ini,” ucap BP sambil menahan haru atas putusan bebasnya. *(red)