TOPIKKITA.COM | BEKASI – Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi terbesar se-Indonesia yang kontribusinya terhadap Negara dan Masyarakat luas dicatat dalam banyak sejarah. Secara organisasional, NU telah menyebar di seluruh Kota/Kabupaten di Indonesia bahkan internasional tak terkecuali Nahdlatul Ulama di Kabupaten Bekasi, yang kini tengah menjalani proses transisi kepengurusan.

Salah satu tokoh orang Bekasi asli, Drs. H. Komarudin, M.M, yang akrab disapa Haji Komar, lahir di Bekasi 4 Februari 1969 yang kini berdomisili di Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dialah salahsatu penggagas sehingga belum lama ini bisa mempersatukan melalui silaturahmi para Kyai, pengurus NU beserta jajaran Badan Otonom (Banom) yang ada dibawahnya yang berlokasi di Pondok Pesantren Halqoh El Istighotsah Desa Karangraharja, Cikarang Utara belum lama ini pada Sabtu 06/06/2020.

Sebagai tokoh yang lahir dari lingkungan NU di Bekasi, beliau adalah sosok yang berpendidikan dan memiliki pengalaman organisasi secara lengkap. Secara bertahap menjadi organisatoris di NU ia jajaki secara konsisten.

Riwayat pendidikan H. Komar, berawal dari SDN Karya Bakti, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi., MTs Al-Jihadiyah Sukatani, Kabupaten Bekasi., PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) di Kota Bogor, Sarjana Strata 1 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang lulus pada tahun 1993, dan tamat program Magister jurusan manajemen di IPWIJA jakarta.

Karir organisasinya diawali dari Sekretaris Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), cabang Ciputat tahun 1990-1992, wakil sekretaris pengurus cabang NU tahun 2009-2014, sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Bekasi tahun 2001-2004, wakil sekretaris KNPI Kab. Bekasi tahun 2001-2005, wakil ketua Organda Kab. Bekasi tahun 2000-2003, ketua umum Majelis Dzikir Arrohim Cikarang Timur.

Selain itu beliau juga memiliki pengalaman organisasi di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjabat sebagai Ketua MPO KAPERA (Kelompok Aktivis Pembela Rakyat) dan sempat aktif menjadi Sekretaris Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Bekasi tahun 2002 – 2004, serta berpengalaman menjabat di organisasi pendidikan yakni Wakil Ketua FKDP tahun 2005-2010 dan Ketua BMPS Kabupaten Bekasi dari Tahun 2011 sampai sekarang.

Pada karir profesionalnya Komarudin berpengalaman sebagai pejabat di KUA dan Kemenag Kabupaten Bekasi. Pernah menjadi calon Penghulu pada KUA Cikarang Timur, Penghulu Pertama KUA Cikarang Pusat, Pengganti Sementara Kepala KUA Cikarang Pusat, Kepala KUA Kecamatan Muara Gembong, Kepala KUA Kecamatan Tambelang, Pengganti Sementara Kepala KUA Kecamatan Karang Bahagia, Tenaga Pendidik di SMA Presiden, dan menjadi dosen di STAISA Sholahudin Al-Ayubi Jakarta. Karirnya hingga saat ini, ia berstatus sebagai Pejabat Kemenag Kabupaten Bekasi sebagai Kepala Seksi Pendidikan Diniyyah dan Pondok Pesantren.

Haji Komarudin, begitu biasa akrab disapa banyak orang, memiliki motivasi untuk maju sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bekasi untuk melanjutkan pengabdian pada Organisasi Masyarakat Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama di Bekasi yang akan di gelar pada bulan Juli mendatang tahun ini.

Komarudin tidak hanya memiliki motivasi, tapi beliau juga memiliki program unggulan agar NU Kabupaten Bekasi menjadi organisasi yang maju, harmonis dan mandiri, baik secara keorganisasian ataupun secara gerakan.

Kepada awak media topikkita.com secara eksklusif, H. Komar menyampaikan ingin berusaha agar NU beserta struktural dibawahnya agar bisa sinergi terjalin komunikasi yang harmonis agar marwah organisasi NU di Bekasi nampak hidup dan terasa untuk masyarakat secara luas.

Berikut program unggulan Drs. H. Komarudin, M.M., sebagai acuan bila nantinya di percaya menjadi Ketua Tanfidziyah NU Kabupaten Bekasi.

  1. NU Bekasi terus bersinergi dan bermitra dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi untuk memajukan Bekasi.
  2. Membangun Konsolidasi serta bersinergi dengan Lembaga-lembaga, Banom-Banom, dan organisasi yang dinaungi NU yang memiliki Historis dengan NU.
  3. Silaturahim dan Sowan kepada Kiai-Kiai dan Pondok Pesantren berfaham Aswaja An-Nahdliyyah yang ada di Bekasi.
  4. Penguatan dan Konsolidasi MWC NU yang berada di Kabupaten Bekasi.
  5. Menjadi fasilitator bagi lembaga/yayasan TPQ, MDTA, Pondok Pesantren, Majelis Ta’lim dan Sekolah Formal.
  6. Membangun kerjasama dengan banyak pihak (pihak ketiga) untuk membesarkan NU dan Anggotanya untuk menyi’arkan Aswaja An-Nahdliyyah.
  7. Penningkatan Skill Pengurus NU dari PC sampai Ranting, melalui pelatihan serta pembinaan keterampilan ekonomi kreatif.
  8. Membangun dan memfasilitasi pembangunan Kantor MWC NU setiap Kecamatan.

Di depan awak media, di akhir wawancara, H. Komar memohon do’a dari para Kyai agar direstui untuk dapat menjadi Ketua PCNU Kabupaten Bekasi 2020-2025 mendatang, serta mengajak kepada organisasi yang bernaung di bawahnya untuk bisa saling bahu-membahu menghidupkan NU di Bumi Bekasi.

“KITA ADALAH NU, NU ADALAH KITA” cetus H. Komarudin menutup sesi wawancara dengan Topikkita.com. Senin (22/06/2020). (TS)