TOPIKKITA.COM | BEKASI – Seniman jalanan asal Rengas Dengklok, Karawang, terus berjuang dimasa Covid-19 untuk menghidupi anak istrinya dengan mengamen keliling kampung setiap hari.

Anak muda bertiga ini bernama Yuda (gitar akulele) tinggal di Kampung Katalaya, RT/RW. 002/001, Desa Kertasari, Kecamatan Rengas Dengklok, Karawang., Sandi (kecrek) Kampung Bojong Tugu, Desa Bojong Tugu Satu, Kecamatan Rengas Dengklok, dan Ari (gendang) satu kampung dengan Sandi.

Saat awak media santai di kedai warung kopi Kali Malang, Kampung Paparean Pasir, RT/RW. 009/006, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kepada awak media mereka mengaku sedih jadi seniman jalanan, “jangan sampai anak-anak saya jadi seperti kita, malu pak…,” ujar Yuda dengan anak dua yang masih kecil-kecil. Selasa (10/11/2020).

Masa covid ini sehari mereka bisa menghasilkan uang saling 60 ribu untuk dibawa pulang.

Sebenarnya mereka tidak mau mengamen, inginnya bekerja selayaknya orang-orang agar tidak dipandang rendah dimata masyarakat.
Yuda dan Ari hanya lulusan sekolah SD, sementara Sandi masih sekolah SMP kelas dua.

Mereka berharap, bila ada pelatihan kerja dari pemerintah, mereka siap mengikuti agar memiliki keahlian kerja dan disalurkan oleh pemerintah. (AM)