Sholahuddin Syarif El Ghouts menyetorkan hafalannya di depan Ustad Aab Abdulloh Al Hafiz

TOPIKKITA.COM | Bekasi – Salah satu program Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil adalah ‘Gerakan Magrib Mengaji’ dan Satu Desa Satu Hafiz (Penghafal Qur’an), hal ini mulai diterapkan oleh para Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS di berbagai wilayah Jawa Barat.

Salah satunya adalah Ustad Taufik Suprapto, S.Sos.I sebagai Penyuluh Non PNS (PAI) di Cikarang Timur yang juga sedang merintis Pesantren “Darut Taufiq” di Kampung Rukem RT/RW.01/05, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, beliau telah berhasil mencetak santri – santrinya dalam aktipitas Magrib Mengaji bersama santri anak – anak usia SD tiap malam di mulai Magrib Berjamaah hingga pukul 21.00 Wib sampai Isya Berjamaah.

(tengah) Sholah atas keinginannya memberikan hadiah panggang ayam jago/bekakak” kepada neneknya Hj.Asmanah

Salah seorang santri bernama Sholahuddin Syarif El Ghouts biasa dipanggil Sholah, anak SD kelas 4 usia 10 tahun ini melakukan Syukuran atas keberhasilannya dapat menghafal surat Yasin dan Al Mulk yang di setorkan / dibacakan Bil Ghoib (menghafal) di depan Ustad Aab Abdulloh seorang Hafiz jebolan Pesantren Jombang Jawa Timur. Kamis malam (28/11/2019).

Atas keinginan Sholah, bila hafal surat Yasin dan Al Mulk, ingin makan bersama dengan teman – teman pengajiannya dan keluarga

Usai acara tasyakuran sesudah makan bersama, Ustad Aab Al Hafiz mengatakan kepada awak media yang turut mengikuti berjalannya proses ananda Sholah membacakan hafalan, beliau menyampaikan, “Ananda Sholah Alhamdulillah, berhasil menghafal dengan lancar dan benar sesuai kaidah ilmu Tajwid, hanya sedikit kelemahan ada beberapa huruf yaitu ‘Syin’ dan Ro’ karena mungkin lidahnya yang belum jelas karena faktor usia yang masih belia,” ujarnya.

“Saya yakin, ini semua adalah berkat ketekunan Ustad Taufik dalam mengajar dan membimbing anak – anak pengajiannya tiap malam, sehingga bisa menghasilkan calon – calon penghafal Qur’an sebagai generasi penerus bangsa dan agama dimasa depan. Semoga ananda Sholah kelak bisa mengangkat derajat kedua orang tua dengan barokah hafalan Al Qur’an dan semoga bisa menjadi seorang Hafiz 30 juz.” Pungkas Ustad Aab. *(Burhan).