TOPIKKITA.COM | BEKASI – Di musim pandemi sekarang ini pemerintah terus gencar melakukan antisipasi pencegahan dan penyebaran virus Covid-19 di berbagai aspek. Salah satu bukti kepedulian pemerintah untuk terus melaksanakan kegiatan konvergensi penurunan stunting dan monitoring paket pelayanan stunting penyuluhan 1000 HPK.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Posyandu Pokbang Pipit dusun 111, RT. 02/06 Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sabtu (20/03/2021).

Kegiatan yang diprakarsai oleh para petugas medis ini diantaranya dr.Celsi petugas dari Puskesmas, Ibu Mila dari bidan desa, Ibu Nur Insani dari KPM Mekarmukti, Ibu-ibu PKK serta Ibu Anisa Fitria, ketua Posyandu Pokbang Pipit, juga dihadiri oleh para aparatur desa setempat.

Acara yang di laksanakan sejak pagi pukul 09.00 WIB hingga selesai, sangat disambut baik dengan antusias oleh para warga.

dr. Celsi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk penurunan stunting pada bayi dan balita, memberikan informasi kehamilan pada kaum ibu hamil serta sosialisasi tentang kovergensi stunting dan paket pelayanan stunting.

“pentingnya upaya pencegahan stunting pada anak adalah salah satu fokus pemerintah yang bertujuan agar anak-anak Indonesia bisa tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal. Stunting merupakan suatu kondisi pada anak yang disebabkan kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek dari standar usianya. Untuk ibu hamil sangat dianjurkan untuk membuat Asuransi Kesehatan seperti BPJS dan KIS”, terang dokter.

Hal yang sama juga disampaikan ketua RW 06, “kami berharap agar warga RW.06 sehat dan kompak dalam semua kegiatan, mengikuti dan mentaati anjuran pemerintah”. Singkat pria yang akrab di sapa Bang Bule ini.

Begitu juga harapan yang disampaikan Ketua RT 02 Bapak Madih, “stunting ini bertujuan untuk pencegahan bagi anak yang dilahirkan agar tumbuh normal dan tidak kerdil. Kami berharap semua ibu hamil terus melakukan pemeriksaan ke bidan agar hal tersebut tidak terjadi”. Pungkasnya.
(MIJ)

BACA JUGA :  Pasien Positif Covid-19 Bertambah 227, Total Jadi 309 Orang