TOPIKKITA.COM | KARAWANG – Penyebaran virus corona (covid-19) di Karawang terus bertambah, hal ini disampaikan oleh juru bicara Tim Gugus Penanganan Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karawang, drg. Fitra Hergyana bahwa sesuai data tercatat kini bertambah lagi 19 orang. Yaitu dari jumlah awal 13 orang, menjadi 32 orang sampai pukul 19.00 WIB. Selasa (31/03/2020).

Sementara unntuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.132 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 20 orang dan meninggal 1 orang.

Dokter Fitra menyampaikan, “Setiap hari ada penambahan pasien Covid-19. Untuk itu masyarakat Karawang diminta untuk patuh atas anjuran pemerintah dalam melakukan social distancing, menjaga pola hidup bersih dan sehat serta rajin mencuci tangan dengan sabun,” jelasnya.

Walaupun jumlah yang positif di Karawang terus bertambah, namun masyarakat diminta agar tidak panik. Jalankan social distancing, mencuci tangan dengan sabun, lakukan pola hidup yang bersih dan sehat.

Dokter Fitra juga menjelaskan, agar masyarakat tidak salah paham dengan status ODP dan PDP. Masyarakat harus tahu bahwa ODP dan PDP belum status positif, oleh karena itu agar tidak mengucilkan orang yang berstatus ODP ataupun PDP.

“Cukup jaga jarak saja, jangan sampai dikucilkan. Karena mereka yang berstatus ODP ataupun PDP belum tentu positif,” ujarnya.

Sebagaimana dilansir dari baskomnews, Adapun data 32 pasien positif Covid-19 tersebut, 22 orang dirawat di RSUD, 5 orang di RS Paru Jatisari, serta 5 orang di RS Hermina.

Sementara data identitas pasien positif Covid-19 di Karawang pada Senin (30/03/2020) yaitu :

Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana, Ajudan Bupati, Herlin.,
Kepala BKPSDM/Plt Kadiskominfo, Asep Aang Rahmatullah, Kepala DPMPTSP, Eka Sanatha, Kepala Dinas Koperasi, Ade Sudiana, Kepala Dinas Pertanian, Hanafi.,
Kepala Disnaker, Okih Hermawan.,
Kepala Diskub, Arief Bijaksana Maryogo.,

Penambahan data pada Selasa (31/03/2020) yaitu : Sekretaris Disnaker Karawang, Teo Suryana., pegawai supir Kepala Dishub Karawang., istri pegawai supir, Kepala Dishub Karawang dan salah seorang aktivis serikat buruh.

Sementara 20 data identitas status positif lainnya belum berhasil diketahui awak media. *(red)