Atas nama warga, pemuda bernama Ardiansyah yang sering disapa kawan – kawannya dengan sebutan Amang sangat apresiasi dengan tindakan penegak hukum dalam hal ini jajaran kepolisian (Polsek) Kedung Waringin yang telah melakukan sidak dan penyitaan barang – barang miras di salah satu toko yang menjual miras ilegal bertempat di pinggir jalan protokol Rengasbandung arah Cikarang Karawang kampung Rengasbandung gang Alhuda RT/RW 01/05 desa Karang Sambung kecamatan Kedung Waringin yang dilakukan siang tadi. Selasa (08/010/2019).

Amang meminta kepastian hukum dari para pemegang kebijakan baik pemerintah desa ataupun jajaran kepolisian agar kedepannya toko tersebut benar – benar tidak menjual miras lagi.

“Kami malu, bertahun – tahun toko tersebut sudah menjual miras di lingkungan kami yang notabene banyak kegiatan rutinitas keagamaan. Ada pondok pesantren, majlis ta’lim, masjid yang besar, tiap hari anak – anak kecil pada ngaji, tapi banyak anak – anak muda di luar kampung kami pada beli mirasnya di toko yang ada di lingkungan kami. Sampai dikenal bahasa, kalau mau beli minuman disana aja, di Alhuda. Malu kita sebagai warga alhuda!!” ungkap Amang.

Masih tutur Amang, “padahal sebenernya ada juga beberapa toko yang lebih besar dari ini di wilayah Karang Sambung di duga kuat menjual miras tiap hari, dan saya yakin masyarakat juga banyak yang tau dan jadi rahasia umum. Besar harapan kami, semoga toko – toko tersebut juga bisa dilakukan penindakan oleh yang berwenang”.

Terkait hal tersebut, pemerintah desa dalam hal ini ketua RW 01/05 Syahril mengatakan via seluler, “Kami sebagai ketua RW mendukung perihal penyitaan miras di toko tersebut oleh penegak hukum, juga apresiasi kepada anak muda yang telah melakukan aksi secara profesional seauai prosedur. Kami berharap, anak – anak muda juga agar banyak dibekali pendidikan keagamaan agar tidak mudah terbawa arus pergaulan miras ataupun narkoba”. Ungkapnya.

Sementara kepala desa Karangsambung, Try Rully Lesmana ketika dihubungi via selular oleh jurnalis tidak mengangkat.

Sebagaimana di lansir pada media online Humas Restro Bekasi Aktualindonesia.com, Kapolsek Kedung Waringin, AKP Ahmadi, SH, menyatakan, “Saya akan tindak tegas bilamana ada lagi yang namanya transaksi jual beli miras di wilayah hukum kepolisian Kedung Waringin”, ujar Kapolsek.

Dilain tempat, ketua LSM Benteng Bekasi, Turangga Cakra Udaksana menyampaikan dukungannya kepada para pemuda tersebut, juga apresiasi kepada kinerja Polsek Kedung Waringin yang cepat tanggap.

“Dengan dasar – dasar hukum ini, Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 20/M-Dag/Per/4/2014 Tahun 2014 tentang Pengendalian Dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, Dan Penjualan Minuman Beralkohol (“Permendag 20/2014”) sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 72/M-Dag/Per/10/2014 Tahun 2014 (“Permendag 72/2014”) dan pada 16 April 2015 akan berlaku Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No.06/M-Dag/Per/1/2015 tentang Perubahan Kedua Atas Permendag No.20/M-Dag/Per/4/2014 (“Permendag 6/2015”). Seyogyanya kepada Para pejabat berwenang agar bisa melakukan tindakan pengawasan dan penindakan tegas terhadap hal – hal tersebut yang bisa merusak generasi bangsa.” Tegas ketua Benteng Bekasi. *(red)