TOPIKKITA.COM | BEKASI – Sat Resnarkoba Polrestro Bekasi telah melakukan penyidikan dalam perkara narkotika jenis sabu, dari hasil penyidikan diduga akan adanya Pengiriman narkotika jenis sabu dari Malaysia ke Indonesia yang melalui Jalur Darat dari Pekan Baru – ke Jakarta.

Atas informasi tersebut dilakukan penyelidikan, hasil lidik didapatkan adanya dugaan adanya pengiriman narkotika jenis sabu antar Negara, selanjutnya Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Hendra Gunawan, S.I.K.,M.Si. langsung membentuk Tim yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polrestro Bekasi Kompol Budi Setiadi, S.H.,M.Hum pada hari kamis, 04 Maret 2021, tim yang berjumlah 9 personil menuju Pekan Baru Riau.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Hendra Gunawan, S.I.K.,M.Si. Mengatakan, “kalau 1/10 gram sabu digunakan satu orang saja berarti kita sudah berhasil menyelamatkan 120.000 jiwa pengguna narkoba jenis sabu dan 3.750 penyalah gunaan narkotika jenis extase, jadi total yang bisa kita selamatkan 123.750 Jiwa”.

“Pada hari Jum’at jam.11.45 Wib. Tim berhasil menangkap dua pelaku, diketahui bernama IE al. E (26 th.) dan RR al.K (26 th.) merupakan residivis dalam kasus narkoba, pada hari jumat tanggal 5 Maret 2021 di Hotel S 45 kamar 104 Tengkateng Selatan, Bukit Raua Kota Pekan Baru Riau, sekaligus ditemukan narkotika jenis sabu seberat 2 Kg dan 3.750 butir Ekstasi”.Ujar Kapolres.

Ia melanjutkan, “dari pengakuan kedua pelaku, mereka diperintahkan menjadi kurir sabu, yang di arahkan oleh pelaku R ( DPO) dengan cara mengambil sebuah tas berisi sabu di Hotel tersebut, dengan upah 50 jt,/ pelaku, diluar biaya oprasional awal 10 jt. Hotel dan pesawat, yang mana jasa kuris dibayar apabila sabu tersebut sdh diterima di Jakarta”.

“setelah kedua pelaku bersedia untuk menjadi kurir narkoba, keduanya berangkat dari Jakarta menuju Pekan Baru Riau dengan menumpang pesawat terbang pada hari Selasa 02 Maret 2021. Setiba di pekan baru riau kedua pelaku menginap di Hotel P di Riau sambil menunggu arahanan R ( DPO ). Selanjutnya pada hari jumat tanggal 05 maret 2021 kedua pelaku di arahkan untuk menuju Hotel S, saat kedua pelaku tiba di Hotel S berhasil diamankan berikut 2 Kg. Sabu dan 3.750 butir Ekstasi. Ungkap Kapolres.

BACA JUGA :  Kapolres Cirebon Kota Kunjungi Kaum Dhuafa Jompo

Masih kata Kombes Pol Hendra Gunawan, “Kedua pelaku menerangkan bahwa apabila berhasil membawa tas berisi sabu dan ekstasi tersebut langsung dibawa ke Merak dengan jalur darat menaiki bus San menuju Pelabuhan Merak, sampai di Merak akan di jemput seseorang yg belum dikenal untuk dibawa ke Tanggerang, sampai di Tanggerang akan diterima oleh orang suruhan R (DPO), setelah serah terima di Tanggerang baru kedua pelaku mendapat bayaran perorang 50 Jt”.

“Kedua pelaku juga menerangkan bahwa mereka mengetahui adanya penyimpanan sabu ditempat lain, selanjutkan tim melakukan lidik kembali ke TKP 2 hingga akhirnya tim berhasil mengamankan 10 Kg sabu. Total barang bukti yang disita 12 Kg Narkotika Jenis sabu-sabu, 3750 Butir Pil Extasi, 1 Tas Rangsel, 4 Buah Hanphone, 2 Buah Kartu ATM”. Pungkas Kapolres

Dari salah satu pelaku mengatakan, “kali ketiga ini saya lakukan, yang ini untuk biaya pernikahan”.

Kedua Pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Th. 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati, hukuman penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 6 (enam) tahun dan maksimal 20 ( dua puluh ) tahun penjara dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditambah 1/3 (sepertiga). (AM)