TOPIKKITA.COM | BEKASI – Kasus penyelundupan narkoba jenis sabu jaringan internasional di bongkar kembali oleh Bareskrim Mabes Polri bekerjasama dengan Ditjen Bea Cukai dan Polda Bangka Belitung (Babel).

Sebanyak 200 kg Sabu yang berasal dari Myanmar dikirim ke Batam menggunakan Kontainer melalui Malaysia, kemudian dikirim ke Pangkal Pinang (Babel) menggunakan kapal kayu dan kemudian dikirim menuju Jakarta (Tanjung Priuk) menggunakan Truk melalui kapal Ferry.

Dalam Press Release yang di gelar di kawasan pergudangan Dawai, Kampung Pagaulan, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Wakabareskrim Irjen Wahyu Hadiningrat dalam jumpa persnya menyampaikan bahwa pelaku yang berjumlah 4 orang ini melakukan penyelundupan sabu sangat unik dengan menyembunyikan didalam 423 karung berisi jagung, dimana yang berisi sabu dipasang Metal Detektor. Rabu (29/07/2020).

Ditjen Bea Cukai, Heru memberikan keterangan terkait cara para pelaku menyelundupkan dengan menggunakan jasa pengiriman barang dan menggunakan jalur tengah.

Sedang ke 4 pelaku ini adalah warga negara Indonesia. Dan pasal yang disangkakan pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 (1) UU RI No 35 thn 2009 tentang Narkotika. Ancaman Hukuman Pidana Mati, Pidana Seumur Hidup.

Ke 4 pelaku berinisial 1. SC, yang menyiapkan gudang dan menerima barang di Jakarta. 2. A mengurus dokumen pengiriman dari Malaysia ke Batam dan dari Batam ke Jakarta. 3. R alias S mengurus pengiriman barang dari Batam ke Jakarta, Y alias D menerima perintah dari SC terkait kiriman dari Myanmar – Malaysia – Indonesia serta K yang masih DPO. (A.Bahtiar)