Pengendara Mobil dan Motor Lindas Aspal Panas Proyek Tidak Jelas

Proses pengerjaan Pengaspalan Jalan Pemda, Tanpa Plang Nama dan tidak ada pemberitahuan pengguna jalan maupun petugas pengatur lalu lintas

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Pekerjaan proyek pengaspalan jalan Pemda di Jalan Pamahan, Desa Jatireja (jalur perempatan Jababeka 6), Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, membuat salah seorang warga geram dan kecewa terhadap pelaksana pekerjaan.

Pasalnya, warga pengendara mobil tersebut yang hendak pulang ke rumahnya secara tidak disengaja harus melindas aspal panas yang sedang dalam proses pengerjaan yang tidak ada papan pemberitahuan maupun yang berjaga dijalur jalan sebelumnya.

Selain itu, beberapa warga pengendara sepeda motor pun setelah melindas dan terhenti akibat tertutup jalan oleh alat berat pengangkut aspal, harus rela menunggu dan sebagian berputar balik arah mencari jalan alternatif untuk dilalui.

Warga pengendara mobil yang sempat cekcok dengan penanggung jawab pekerjaan, mengaku kesal karena di jalur jalan itu tidak ada sama sekali bentuk pemberitahuan tulisan ataupun petugas jalan yang memberitahukan bahwa sedang ada pengaspalan jalan.

“Minimal harusnya ada dong, tulisan pemberitahuan atau petugas yang jaga biar orang yang mau pulang atau lewat bisa mencari jalur alternatif, ini mah kagak!”, Ucap warga dengan nada kesal dan harus menunggu aspal dingin untuk bisa dilalui. Minggu (04/09/2022) tengah malam.

Di lokasi, ketika awak media mengkonfirmasi salah seorang petugas yang mengaku pengawas, selaku ajudan dari ‘SR’, Andre, menuturkan bahwa sebelumnya semua sudah dikondusifkan dengan mengajak kerjasama pihak-pihak tokoh lingkungan baik LSM maupun masyarakat untuk mengatur keamanan berjalannya proyek.

“Saya selaku pengawas, ajudan langsung dari komandan TNI aktif dari Kodim (SR), soal pengaturan jalan tadinya sudah diserahkan ke bang Ade, Sekjen NKRI, mungkin belum terpantau atau bagaimana, paling nanti saya suruh anak buah saya untuk jaga di depan”, Ujar Andre.

Dalam keterangannya, Andre juga memberitahukan bahwa pengaspalan ini sepanjang 150 meter dan hanya tiga jam saja sejak pukul 10 malam.

Dalam pantauan di lokasi, tidak ada sama sekali plang nama proyek, bahkan ketika ditanyakan konsultan dan pengawas dari Pemda pun tidak ada.

Masih di lokasi, RT setempat, Uken, mendatangi awak media dan mengaku dirinya tidak tau menau maupun pemberitahuan dengan adanya proyek tersebut.

Pos terkait