TOPIKKITA.COM | BEKASI – Warga Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, hari ini melakukan pemasangan spanduk baru yang berisi tuntutan warga kepada pemerintah Kabupaten Bekasi agar segera menganulir dan mencabut perijinan IMB pembangunan gedung Yayasan Pendidikan Fajar Baru.

Warga yang hadir bersama Forum Bhayangkara Indonesia (FBI) dan pengurus Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Telajung (FKM2T) memasang spanduk di empat titik. Hal ini dipicu bermula adanya pernyataan dari pengacara Yayasan Fajar Baru bahwa penolakan ini dilakukan hanya oleh sekelompok warga, hal itu tidak benar dan di bantah keras oleh semua warga desa.

Pemerintah dalam hal ini Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja belum memberikan keputusan apapun perihal masalah ini. Seharusnya setelah rapat internal seluruh dinas terkait, diharapkan sudah ada jawaban untuk langkah terbaik agar mengevaluasi IMB tersebut.

Toto Sugiarto, ketua FBI Kabupaten Bekasi mengatakan, “hal ini saya anggap Bupati terlalu lambat. Jika kita melihat surat yang dilayangkan terakhir tanggal 20 september 2020 sehingga menimbulkan aksi demo warga pada tanggal 25 September 2020,” ujarnya. Minggu (11/10/2020).

FBI sudah menempuh jalur hukum dengan membuat surat pelaporan kepada Kepolisian Resort Metro (Polres Metro) Kabupaten Bekasi untuk melakukan penyidikan terkait data yang di manipulasi dan dipalsukan oleh oknum pada saat itu, dan FBI mengacu surat perjanjian kesepakatan bersama antara warga dan pihak yayasan agar warga menjaga situasi kondusifitas lingkungan dan yayasan agar menghentikan sementara proses pembangunan gedung sekolah yayasan tersebut.

Toto menghimbau, agar semua pihak jangan memperkeruh keadaan dengan melakukan upaya merusak kesepakatan tersebut (Red).