TOPIKKITA.COM | BEKASI – Banyak warga muslim Cluster Water Garden Grand Wisata, Lambangjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mendatangi Pengadilan Negeri Cikarang untuk memberikan dukungan terhadap pemilik tanah Musholla yang di gugat pihak pengembang. Rabu 06/01/2021.

Rahman Kholid selaku pemilik tanah ketika di wawancara media mengatakan, “bahwa kami hari ini mendatangi undangan Pengadilan Negeri Cikarang dengan agenda mediasi terkait gugatan PT. Putra Alvita Pratama selaku pihak pengembang perumahan grand wisata perihal wanprestasi atas perjanjian pengikatan jual beli untuk sebidang tanah yang berlokasi di cluster water garden Blok BH NO 08/39 RW 010 Lambangjaya, Tambun selatan”, ujarnya.

Rahman Kholid (tergugat) dan M. Fachrudin (ketua panitia pembangunan Musholla)

Masih kata Rahman Kholid, “terimakasih kepada warga RW 010 Cluster Water Garden yang telah mendukung saya, mereka telah sepakat dan menyetujui bahwa atas tanah tersebut akan di bangun Musholla dengan pertimbangan bahwa saat ini di tempat kami jarak untuk ketempat sarana ibadah sekitar kurang lebih tiga kilo”, Tuturnya.

Musholla yang sedang dibangun

Kepala dinas DISPERKIMTAN, Edi Supriadi ketika di wawancara mengatakan, “di lokasi tersebut ada yang namanya kegiatan penataan ruang, ini di dalam cluster ada site plant harus di urus perubahan site plantnya. Yang paling penting sekarang untuk perubahan site plant tersebut di cluster itu adanya di Dinas Cipta Karya”, terangnya.

Bahwa ada beberapa masukan dari BPK sebelum IMB itu di syahkan, sebaiknya Pasospasum dan sarana ibadah harus dibicarakan, karena proses yang panjang maka penyerahannya pasospasum itu pada saat serah terima. Saya akan mengkajinya dengan undang-undang Omnibuslaw karena regulasinya merujuk ke situ. (AM/TS)

BACA JUGA :  Soal Lapangan Kerja, Kades Sukaresmi NUNUNG MAEMUNAH Genjot BUMDES