TOPIKKITA.COM | BEKASI – Sengketa pendirian rumah ibadah kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebagaimana di lansir dari SINDONEWS.COM, dengan judul : “Pembangunan Musala di Kompleks Grand Wisata Digugat Pengembang”,  kali ini terjadi antara warga dan pengembang Klaster Water Garden, Grand Wisata, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Keinginan warga muslim di klaster tersebut untuk membangun musholla justru berujung gugatan di pengadilan.

Gugatan diajukan oleh PT Putra Alvita Pratama selaku pengembang Grand Wisata, dengan alasan warga melakukan wanprestasi. Pengembang beralasan, sesuai Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) PPJB Nomor: 1000001477 tanggal 8 Juli 2015, bidang tanah yang di atasnya dibangun akan musala seharusnya untuk tempat tinggal.

”Intinya pengembang keberatan tanah yang kami beli dibangun untuk rumah ibadah, menurut mereka harusnya untuk rumah tinggal,” kata Rahman Kholid, ketua Yayasan Al Muhajirin Klaster Water Garden Perumahan Grand Wisata saat dihubungi SINDOnews, Selasa (5/1/2021). (Red)

BACA JUGA :  Harlah NU ke-95, PCNU Kabupaten Bekasi Adakan Apel Akbar Secara Virtual