TOPIKKITA.COM | BEKASI – PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) perusahaan yang melakukan pembangunan menara telekomunikasi Base Transceiver Station (BTS) di duga tidak mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan Menara (IMB-M) di wilayah Kampung Patola RT 15/RW 09 Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pembangunan menara BTS milik PT. Protelindo tersebut sudah berjalan beberapa hari dengan ketinggian sekitar 30 meter lebih.

Dalam pantauan awak media, di lokasi tidak ditemukan adanya papan proyek sebagai pemberitahuan perijinan di buatnya sebuah bangunan menara.

Daeng, selaku kontraktor yang di percayakan untuk pengerjaan bangunan, ia mengatakan kepada awak media bahwa perizinan terkait pembangunan menara ini sedang di urus.

“Infonya dari protel sudah di urus pak, perizinannya”. jawab Daeng, singkat ketika di konfirmasi awak media via pesan whatsapp. Senin (20/07/2020).

Dede Sutardi, Kasi Pemanfaatan Infrastruktur pada Diskominfo Statistik dan Telesandi Kab Bekasi, saat di konfirmasi via seluler mengatakan, “jika memang menara yang sedang dalam pengerjaan tidak mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan Menara BTS, berarti telah melanggar aturan. Kami akan melakukan pengecekan ke lokasi. Dan jika benar tidak mengantongi ijin tersebut, kami akan tindak sesuai dengan aturan yang berlaku, sampai dengan penyegelan” tegasnya. (SANT/AM)