Rici Fauzi (pelatih Persikasi) berkaos putih, saat lakukan tes fisik kepada para pemain

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Persiapan jelang Liga 3 Jawa Barat Klub Persikasi kembali jalani tes fisik pemainnya. Jum’at (4/9/2020) di Gedung Serbaguna, Komplek Stadion Wibawa Mukti.

Pasca Libur panjang akibat pandemi Covid-19, kondisi fisik pasukan ‘Bendo Item’ dinilai perlu kembali menjalani tes fisik, tujuannya agar kebugaran pemain tetap terjaga hingga kompetisi (Liga 3 ) nanti digelar.

Kepala Pelatih Persikasi, Rici Vauzi mengatakan, tes fisik yang sekarang dijalani para pemain yaitu untuk melihat kondisi fisik setelah diliburkan selama 5 bulan karena pandemi Covid-19 kemarin.

“Kami perlu mengetahui perkembangan fisik mereka (Pemain Persikasi) karena libur kemarin mereka tidak terpantau fisiknya. Alhamdulillah kondisi tidak terlalu drop, artinya masih diatas rata-rata,” kata Rici.

Dengan adanya tes fisik, masih kata Rici, menjadi acuan pelatih bagi pemain dalam menjalani program latihan yang akan dimulai Senin depan. “Jadi, hasilnya nanti menjadi acuan kami untuk membuat program latihan sebelum kompetisi dimulai,” terangnya.

Adapun tes fisik yang dijalani pemain Persikasi diantaranya test Endurance (Ketahan Fisik), Speed (Kecepatan) dan Power (daya). Sebelum di tes fisik, mereka ditimbang berat badannya dan diukur kembali tinggi tubuhnya.

“Tes yang dijalani tadi Endurence, Speed dan Power, tapi sebelumnya mereka ditimbang berat badannya takut ada beberapa pemain bertambah berat badannya karena libur kemarin kurang terpantau. Walaupun sebenarnya kami sudah memberikan PR setiap hari lewat pesan WhatsApp agar mereka menjaga fisik masing-masing,” ujarnya.

Rici juga berpesan kepada pemian, untuk tetap disiplin, beristirahat yang cukup dan menjaga pola makan. Walau mereka sekarang sudah kembali tinggal di mes pemain.

“Tidak ada yang beda, himbauan dan pesan, selalu kami terapkan kepada semua pemian, walaupun sekarang sudah kembali tinggal di mes. Alhamdulillah sampai sekarang mereka masih menjaga kondisi fisik mereka,” tandasnya. (Red)