TOPIKKITA.COM | GARUT – Menjelang lebaran tahun ini, kondisi arus lalu lintas di sekitar jalan Cagak Nagreg berbeda dari tahun sebelumnya. Jalan yang biasanya macet diakibatkan arus mudik, saat ini kondisinya terlihat lengang.


Dari pantauan CCTV, terlihat beberapa kendaraan roda dua dan empat yang melintas di jalan tersebut. Para pengendara itu bukan para pemudik yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang lebaran, tetapi di dominiasi kendaran roda dua dari warga sekitar.


Sepinya kondisi arus jelang hari raya di wilayah Selatan Garut itu dipengaruhi kebijakan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di beberapa wilayah akibat adanya pandemic Covid-19. Warga, khususnya dari kota besar seperti Jakarta, Bekasi dan sekitarnya tidak bisa melakukan mudik ke kampungnya.


“Biasanya jelang H-5, jalan Cagak Nagrek sudah dipenuhi kendaran para pemudik, tapi sekarang sepi sekali,” jelas Ahmad warga sekitar.


Pria paruh baya itu mengaku, sepinya kondisi jalan Nagrek sudah terjadi sebulan lalu. Apalagi setelah diterapkannya aturan agar warga tak mudik, jalan tersebut terlihat sangat sepi dari pengendara. Ahmad juga mengakui, seminggu sebelum lebaran sudah banyak para pedagang dadakan yang menjajakan dagangannya di arus lalu lintas sekitar Nagreg. Namun untuk saat ini, para pedagang juga sepi.


“Kami berharap pandemic Corona ini segera berakhir, bagaimanapun jelang mudik biasanya menjadi berkah buat kami karena banyaknya kendaraan yang melintas. Tapi saat ini kendaraanya sepi, bagaimana kami mau berjualan,” tutupnya. *(rls)