Petugas damkar saat melakukan proses pemadaman api

TOPIKKITACOM | BEKASI – Kebakaran melanda pabrik printing PT. Sarana Prima Nusantara Abadi di Jalan Imam Bonjol, Kampung Cikedokan Poncol, Desa Suka Danau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Peristiwa ini terjadi pada pukul 13 : 30 WIB siang. Senin (15/06/2020).

Kebakaran berawal dari dugaan percikan api yang ditimbulkan dari korsleting listrik dalam produksi pabrik Printing. Kemudian api menjalar mengenai barang-barang pabrik yang ada di sekitarnya.

Kapolsek Cikarang Barat, AKP. Akta Wijaya Pramasakti, SH.,SIK.,M.Si., mengatakan, dirinya akan melakukan penyidikan apa penyebab nya secara pasti. Nantinya akan dilakukan nvestigasi lebih lanjut. Apabila memang ada atau tidaknya unsur pidana di dalamnya, akan di tindak lanjuti secara hukum.

AKP. Akta Wijaya Pramasakti, SH., SIK., M.Si ((Kapolsek Cikarang Barat)

“Sejauh ini dari hasil keterangan akibat percikan api yang ditimbulkan dari prisispatik dalam langkah produksi mengenai salah satu bahan baku, dan juga karna kebetualan disitu ada bahan kimia yang mudah terbakar sehingga pada saat akan melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) agak kesulitan sehingga langsung menyebar. Lebih lanjutnya kita akan melakukan proses penyidikan, sampai saat kita cek dua kali tidak ada korban jiwa,” ujar Kapolsek.

Masih keterangan Kapolsek, “Armada mobil pemadam kebakaran didatangkan oleh dinas Damkar sebanyak sembilan unit secara bergantian, karna memang seperti yang dilihat jalurnya agak sedikit sulit masuk, mangkanya secara bypas dari gudang menggunakan mobil kecil,” jelasnya.

Petugas Damkar, Danton Salimi memberi keterangan, bahwa dengan kondisi api yang sangat sulit dipadamkan, karena banyaknya bahan kimia yang mudah terbakar sehinga kesulitan untuk memasuki area. Semua sektor damkar yang ada di kabupaten Bekasi di kerahkan. Kecuali Cikarang Pusat, Cikarang Selatan dan Babelan.

Danton Salimi, petugas pemadam kebakaran

Danton Salimi membenarkan bahwa sempat terjadi ledakan akibat dari bahan kimia yang mudah terbakar di gedung tersebut.

“Alhamdullilah setelah tiga jam, api sudah bisa dipadamkan. Dan sempat terjadi ledakan dari bahan kimia karna hawa panas,” terangnya. (AB)