TOPIKKITA.COM | Kota Bekasi – Pada galibnya Brigade Anak Serdadu (BAS) didirikan dan dibentuk oleh Anak dari putra-putri Serdadu ABRI atau sekarang TNI secara sukarela berdasarkan kesamaaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan khususnya pengejawantahan ekonomi kerakyatan yang akan mensejahterakan seluruh putra-putra Anak Serdadu di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang original, murni dan konsekuen.

Tambah Anto Baret, Alhamdulillah di Kota Bekasi tanggal 14 Desember 2019 dalam Rapat telah resmi terbentuk kepengusan MPP BAS yang berkantor di Wisma Daria Ruang 403, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7 Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Telp/Faks 021-7201076 secara Yuridis didirikan dengan Akte Pendirian Perkumpulan Brigade Anak Serdadu Nomor : 02 Tanggal 21 Januari 2019 dengan Notaris Hitler Masya Patrianagara, SH dengan Keputusan Menkumham RI Nomor AHU – 0000788.AH.01.07 Tahun 2019.

Tegas Anto Baret, “Alhamdulillah di Kota Bekasi tanggal 14 Desember 2019 dalam Rapat Koordinasi resmi terbentuk Majelis Pimpinan Pusat Brigade Anak Serdadu dengan Dewan Penasehat: Sonni Gondokusumo, Adil Johanes Henuhili, Ketum: Dwi Wellyanto, Ketua I: Didiek, Ketua II: Ronny, Sekjen: Abdulrahman, Sekretaris I: Syaiful, Sekretaris II: Ronald S, Bendum: Fitriani, Bendahara I: Jatiman, Bidang-Bidang Litbang: Iwan Swarna D, Ekonomi Kerakyatan: Ade Didi S, I.R.Bara, Politik Hukum: Sukirno, SH, Keagamaan: Budianto, Kesehatan: Nasir, Dokumentasi, Kearsipan & Humas: Drs. Agus S. Yusbiyadi, Sosial Budaya: Ronald, KPAI:Nia, Yuli Yulia, Keamanan & Ketertiban: Sudarno, Lingkungan Hidup: Tantan Purnama, Hubungan Antar Lembaga: Agung Ragil, OKK: Boy Busyra, Benny Buser, Ulle Tabang, Pemuda & Olahraga: Ridho Dul,” tegasnya.

Masih menurut Anto sang penggagas BAS,Program jangka pendek, menengah dan jangka panjangMeliputi : A. Pemberdayaan ekonomi kerakyatan, B. Hankamrata, C. Menyikapi situasi nasional, D. Bagaimana pengembangan BAS dan langkah apa yang akan diambil terkait meningkatkan dan menjalin hubungan dengan PPIR, pembina dan pengurus serta anggota di daerah-daerahE. Menjaring dan menentukan pihak-pihak pendukung BAS, baik secara lembaga maupun secara personal/individu, pungkasnya.

*(TS)