Proses evakuasi seorang ibu rumah tangga di Kp. Rancaiga, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Gerakan Pemuda Ansor dan Banser NU kecamatan Cikarang Timur yang diketuai oleh Macho Sugianto, sejak mulai terjadinya musibah banjir pada tanggal 04/02 yang terjadi dibeberapa wilayah Kabupaten Bekasi, bersama anggota lainnya senantiasa siap siaga dan sigap membantu para warga yang terkena musibah banjir.

Dua kecamatan yang terdekat, Cikarang Timur dan Kedungwaringin menjadi fokus utama, kerena wilayah tersebut memang sudah menjadi langganan banjir tiap tahunnya.

Dua desa di Cikarang Timur, yaitu Cipayung dan Labansari serta Kecamatan Kedungwaringin yaitu di Desa Karang Mekar menjadi titik perjuangan untuk sukarela membantu warga yang terdampak banjir.

Ketua GP Ansor Cikarang Timur, Macho Sugianto (berpeci) saat memberikan bantuan kepada warga korban banjir Kecamatan Kedungwaringin

Ketika warga belum tuntas betul berbenah rumah bekas terkena banjir pada tanggal 04/02 lelah pun belum hilang, kini terjadi lagi banjir kedua kalinya pada Sabtu dan Minggu (20-21) Februari 2021 dengan debit air lebih besar dari banjir yang pertama.

 

GP Ansor dan Banser NU pimpinan Macho Sugianto bersama jajaran anggotanya pun bergerak cepat dengan memakai peralatan seadanya menggunakan ban dalam mobil yang di pompa angin untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir mulai malam hari sampai siang hari. Selain itu, dengan dana swadaya dari para anggota dan beberapa donatur lainnya, Macho juga membuat posko banjir dan dapur umum untuk memberi makan bagi para korban terdampak banjir.

Siang dan malam, GP. Ansor – Banser NU terus bantu warga dengan memberikan makanan siap saji

Selain dapur umum, GP Ansor dan Banser NU juga menyalurkan bantuan berupa sembako, obat – obatan, pakaian dan makanan bayi serta lain-lainnya keperluan yang dianggap darurat untuk para korban.

Dari mulai Sabtu hingga Senin malam (22/02/2021) GP Ansor terus membagikan makanan siap saji dari posko dapur umum di kediaman rumahnya, Kp. Citarik Menye, Desa Karangsari. Setiap hari 2 kali memasak nasi mencapai 200 sampai 300 bungkus yang kemudian langsung dibagikan kepada para pengungsi di berbagai tempat yang terdampak banjir. Diantaranya wilayah Cikarang Timur : Desa Cipayung, Desa Tanjung Baru, Desa Labansari, Desa Karangsari, sementara Kecamatan Kedungwaringin diantaranya Desa Karangmekar.

Macho Sugianto mengatakan, “Harapan saya kepada Pemerintah Daerah, agar lebih peduli dan sigap dalam menangani bencana yang terjadi di Kabupaten Bekasi yang hampir merata disetiap kecamatan. Cepat memberikan kebutuhan yang paling urgent di masyarakat yang terdampak, dan segera memperbaiki atau menormalisasi saluran – saluran irigasi dan sungai alam,” tegasnya, singkat. (Tfk)

BACA JUGA :  Polsek Cikarang Timur Tangkap 4 Pelaku Penggelapan Cat Satu Tronton