TOPIKKITA.COM | BEKASI – Banyak warga di sepanjang aliran sungai Cilemahabang yang mengeluh tentang air sungai yang kembali tercemar sampai hitam dan bau, sehingga warga tidak bisa menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.

Safwan, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengatakan, “saya melihat sendiri air kembali menjadi hitam dan bau. Warga banyak yang mengeluh kepada kami terkait aliran sungai Cilemahabang tersebut setelah di tandatanganinya nota kesepakatan antara warga, pihak pengelola kawasan dan instansi terkait (pada waktu mediasi di ruang Dinas Lingkungan Hidup beberapa hari yang lalu (Kamis, 23/07) -red),” singkatnya ketika di konfirmasi awak media topikkita.com via seluler. Sabtu (08/08/2020).

Bahkan terkait hal ini, proses mediasi yang dilakukan antara warga yang demo saat itu bersama pihak – pihak terkait antara masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup dan beberapa perwakilan pihak kawasan industri, seakan hanya sebuah permainan sandiwara, tanpa bermakna. Faktanya, sejak proses mediasi hingga kini, belum ada perubahan signifikan terhadap kejernihan air sungai, bahkan lebih parah hingga mengeluarkan bau menyengat tak sedap.

Baca juga :

Sejak lama air sungai cilemah abang tercemar warga tuntut bupati usut pelaku

Warga demo soal sungai tercemar pihak terkait buat kesepakatan

Dikri, Salah seorang warga perum Puri Mutiara Indah (PMI) Rt 06/07 Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara, dirinya menunjukkan kepada awak media, bentuk warna air dan baunya di dalam ruang kamar mandi rumahnya untuk kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangganya.

“kami menggunakan air dari aliran sungai Cilemahabang. Air yang kami pakai saat ini hitam dan bau. infonya ada suplai air bersih tapi saya belum mendapatkan,” ujarnya.

Masih lanjut Dikri, “kami dan keluarga saat ini tidak bisa menggunakan air di rumah kami untuk mandi, cuci dan sebagainya karena hitam dan bau. Kami mohon kepada instansi terkait tindakan-tindakannya agar kami yang notabene pengguna air Cilemahabang dapat merasakan air bersih.” Pinta Dikri. (AM)