Rawan Pencurian dan Aksi Begal, Warga Keluhkan Penerangan Lampu Jalan Yang Mati

  • Whatsapp
Berbulan - bulan lampu penerangan jalan umum jalur Pamahan - Tegaldanas mati. Kondisi jalan sunyi, sepi. Warga khawatirkan aksi pencurian dan pembegalan

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Berbulan – bulan lampu penerangan jalan Pemda sepanjang jalur Simpangan Lemahabang arah Tegaldanas, tepatnya di jalan Pamahan, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, mati tak kunjung dibenarkan, entah apa penyebabnya belum diketahui.

Hal tersebut di ungkapkan oleh salah seorang warga tokoh agama sekitar, Ustad Taufik, yang merasa resah dengan situasi kondisi di malam hari dengan gelap dan sunyinya keadaan jalan raya Pemda Kabupaten Bekasi mengingat akhir – akhir ini sering terjadi aksi pencurian yang di alami oleh warga sekitar. Bahkan di khawatirkan adanya aksi pembegalan sepeda motor bagi para pengguna jalan di malam hari ketika pulang kerja.

BACA JUGA :

“Kapolres pernah ngomong, para begal itu biasanya beraksi di tempat – tempat sepi dan gelap, nah kalau kondisi jalan seperti ini terus, masyarakat bagaimana mau nyaman,” ujar Ustad Taufik yang akrab disapa UT.

Hal senada juga disampaikan oleh Riki (38) salah satu pengguna jalan yang hendak pulang bekerja yang kebetulan melintas jalan Pamahan menuju Tegaldanas jalur Kalimalang ia sangat heran dengan kondisi penerangan jalan mati.

“Saya was – was juga lewat situ. Jalan sepi, gelap, ngerih ada begal doang,” ucap Riki yang juga didukung oleh beberapa pemuda sekitar yang kebetulan sama-sama sedang beli jajanan di salah satu warung pinggir jalan.

Ustad Taufik, beberapa warga sekitar maupun Riki pengguna jalan rutin di malam hari berharap kepada pihak terkait memohon agar segera membetulkan lampu penerang jalan tersebut, mengingat rawannya hal – hal kejahatan akibat gelapnya lampu penerang jalan.

Pos terkait