TOPIKKITA.COM | SULSEL – Upaya Andi Baso Ryadi Mappasulle, memperjuangkan pemindahan Jasad Istrinya (Nurhayani Abraham) yang dimakamkan di pemakaman khusus Macanda yang hasil swab almarhumah dinyatakan negatif, belum menuai hasil hingga saat ini.

Viralnya video rekaman dimana Andi Baso bersama putrinya rela bersujud dikaki Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dan para pejabat Pemprov serta anggota DPRD Sulsel dihalaman kantor DPRD Sulawesi Selatan pada hari Senin (20/07/2020) lalu, menggambarkan harapan yang sangat besar dari pihak keluarga jenazah.

Menyikapi hal itu, membuat Ketua DPP LSM Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (Lidik Pro) Sulsel, Muh. Kemal Situru mengecam keras tindakan Gubernur Sulawesi selatan yang tak kunjung ada respon positif pasca kejadian itu.

“Kami akan mengagendakan untuk melakukan aksi besar-besaran di depan kantor Gubernur untuk sikapi hal ini. Para anggota DPD Lidik Pro di beberapa Kabupaten juga akan siap turun aksi bergabung bersama DPP”, tegas Kemal.

Sementara, Sekjen Lidik Pro M.Darwis K mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap Nurdin Abdullah. Sebab, sikap Nurdin Abdullah yang tidak memberikan izin pemindahan pemakaman Jenazah Almarhumah Nurhayani Abraham yang hasil swabnya dinyatakan negatif yang telah dimakamkan di pemakaman khusus Macanda agar bertanggung jawab untuk memindahkan sendiri pemakaman almarhumah ke Bulukumba sesuai permintaan pihak keluarga”, terang Darwis K.

“Selama ini kami sangat menghormati dan mensupport kebijakan kebijakan Pemprov Sulsel, namun hari ini kami dibuat kecewa atas sikapnya yang tidak memberi izin kepada Andi Baso untuk memindahkan pemakaman Istrinya. Dan kami juga tegaskan, akan segera mengkonsolidasikan kepada seluruh pengurus DPD Lidik Pro se-Sulawesi Selatan untuk melakukam aksi unjuk rasa didepan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan”, tegasnya lagi.

Ketua DPN BINPRO, Harianto Syam bersama Rusdi Ketua DPP Badan Investigasi Nasional Lidik Pro (BIN-PRO) Sulsel mengecam Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang belum memberikan izin kepada Andi Baso untuk memindahkan pemakaman istrinya yang hasil swabnya dinyatakan negatif sampai sekarang ini.

“Miris melihat video Andi Baso saat bersujud memohon – mohon kepada Nurdin Abdullah untuk diberi izin memindahkan pemakaman istrinya ke Kabupaten Bulukumba, namun Pak Gubernur tidak tergugah hatinya untuk memberikan izin”. Ucap Rusdi.

Selaku Warga Bantaeng yang ikut berjuang dalam kemenangannya waktu proses Pilgub, saya mengecam sikap beliau yang tidak punya rasa prikemanusiaan terhadap rakyatnya yang sudah bermohon dan bersujud dikakinya itu”, tegas Rusdi.

Sebelumnya dikabarkan bahwa Nurdin Abdullah pernah berjanji akan memberikan izin pemindahan pemakaman almarhumah yang dimakamkan di pemakaman khusus Macanda, bahkan hal itu disampaikan melalui siaran langsung di salahsatu televisi swasta ternama beberapa bulan yang lalu.

Hingga berita ini diterbitkan, Gubernur Sulawesi selatan yang berusaha di konfirmasi via Whatsapp sama sekali tidak memberikan jawaban, bahkan berulangkali di telpon namun tidak menjawab. (Red)