Kota Bekasi Dijadikan Kota Percontohan Sanitasi Limbah Terbaik

TOPIKKITA.COM | KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Bekasi menghadiri giat Workshop Nasional Lesson Learned Pembentukan BLUD Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Launching BLUD PALD Kota Makassar dan Kota Bekasi di Kota Makassar. Rabu (17/11/2021).

Turut hadir, Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah Kemendagri, M. Ardian Noervianto, Fungsional Perencana Utama Kedeputian Bidang Sarpras, Budi Hidayat, Direktur Jenderal Cipta Karya KemenPUPR, Diana Kusumastuti, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muhammad Anshar, Kepala UPTD PALD Kota Bekasi, Andrea Sucipto, Environment Officer USAID Indonesia, Hung Vo, Founder/Former BLUD Intan Hijau Kalimantan Selatan, Boyke W Triestiyanto.

Bacaan Lainnya

Program USAID Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan Untuk Semua (IUWASH PLUS) adalah program berdurasi lima tahun delapan bulan yang dirancang untuk mendukung Pemerintah Indonesia (Kota Bekasi, Kota Makassar dan Kota Gresik) dalam meningkatkan akses air minum dan layanan sanitasi serta perbaikan perilaku hygiene bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan di perkotaan.

Workshop BLUD ini melibatkan Kementerian Dalam Negeri Direktorat Bina Keuangan Daerah, Bappenas dan Kementerian PUPR Direktorat Sanitasi serta Wali Kota Makassar sebagai pemateri utama dan pembelajaran Teknik dari UPTD PALD Kota Bekasi dan contoh BLUD yang baik tentang pengelolaan persampahan dari BLUD persampahan Kab. Banjar Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam sambutanya Sekretaris Daerah Kota Makassar mengatakan bahwasannya Makassar memiliki visi dan misi yaitu percepatan wujudkan Makassar yang sombre dan smartcity dengan imunitas kuat untuk semua, jadi sangatlah jelas komitmen yang di buat oleh Pemerintah Kota Makassar.

Pos terkait