TOPIKKITA.COM | BEKASI – Komunitas Peduli JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) melakukan aksi peduli sosial terhadap penanganan penanggulangan Covid-19 dengan membagi bagikan masker terhadap masyarakat pengguna jalan di kisaran jalur Simpangan arah Tegaldanas. Minggu (12/04/2020).

Sebanyak kurang lebih 300 masker dibagikan kepada masyarakat, khususnya para pelaku Ojeg Pangkalan (Opang) pada tiap – tiap pangkalan secara cuma – cuma oleh para anggota komunitas sosial kesehatan pimpinan Cevi Kurniawan yang berkantor di Green Market Blok T 15 Jababeka, Simpangan, Cikarang Utara, Bekasi.

Pembagian masker ini diberikan di beberapa titik, diantaranya di pertigaan jalan pangkalan ojeg depan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Desa Simpangan Cikarang Utara, perempatan jalan Jababeka 6 Cikarang Timur, perempatan jalan Tegaldanas Cikarang Pusat dan tempat – tempat kumpulan pangkalan ojeg pada perempatan lainnya di jalur jalan Jababeka arah perempatan Marko Polres Metro Kabupaten Bekasi.

Cevi Kurniawan, ketua Komunitas Peduli JKN yang konsen membantu pendampingan kepada masyarakat dalam hal kesehatan ini mengatakan, pembagian masker ini adalah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dalam menghadapi wabah Corona yang saat ini sedang proses ditanggulangi oleh pemerintah.

“Kami berharap, dengan pembagian masker yang alakadarnya ini yang kami bagikan cuma – cuma agar masyarakat betul – betul sadar akan pentingnya kewaspadaan dalam pencegahan virus corona dengan selalu memakai masker pada setiap melakukan aktipitas keluar rumah,” ucap Cevi pada awak media topikkita.com sesaat sebelum berangkat melakukan aksi bersama anggotanya.

Cevi Kurniawan dengan pengalamannya bertahun – tahun bekerja di salahsatu rumah sakit di Bekasi ini, juga mengucapkan terimakasih kepada donatur yang telah sukarela peduli terhadap masyarakat memberikan masker kepada komunitasnya untuk dibagikan kepada warga.

“Semoga donatur kami ini diberikan kelapangan rizki dan keberkahan atas apa yang sudah dia berikan kepada masyarakat. Kami ucapkan terimakasih yang sebesar – besarnya.” Pungkasnya. *(Andi/Bachtiar).