TOPIKKITA.COM | BEKASI – Maraknya aksi radikalisme yang mangancam keutuhan negara persatuan Indonesia, di antisifasi oleh Komunitas Jaga Indonesia Kabupaten Bekasi dengan melakukan deklarasi yang bertema “Jaga Kedamaian, Lindungi Sesama” demi keutuhan Negara Republik Indonesia.

Deklarasi dilakukan di aula salah satu hotel wilayah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Selasa (29/12/2020).

Dalam deklarasi, Komunitas Jaga Indonesia  meminta petugas kepolisian untuk selalu menegakkan hukum bagi pelaku pelanggar protokol kesehatan dan juga meminta agar membubarkan ormas yang mengarah radikalisme,  juga meminta petugas agar mengadili semua pihak yang melawan hukum.

Dukungan moril dari Komunitas Jaga Indonesia ditujukan kepada pemerintah dan aparat kepolisian yang telah bersusah payah mengendalikan penyebaran Covid-19 serta menegakkan hukum di Indonesia.

“Sudah seharusnya kita mendukung pemerintah dan kepolisian yang selama ini menegakkan hukum tanpa tebang pilih.” Ujar
Arief Setyadi Widhiarto, kordinator Komunitas Jaga Indonesia yang melakukan deklarasi.

“Walaupun pemerintah telah maksimal, namun saat ini kita lihat banyak ormas yang tidak taat aturan hukum. Kita harus konsekwen untuk memberikan contoh penegakkan hukum dan efek jera kepada ormas-ormas yang tidak patuh dengan aturan hukum, agar tidak semena-mena di bawah payung hukum Indonesia.” Tambah Arief Setyadi Widhiarto.

 

Masyarakat diwilayah Kabupaten Bekasi banyak yang merespon situasi Indonesia yang saat ini sudah darurat penegakkan hukum. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya pelanggaran aturan/protokol kesehatan oleh salah satu ormas selama pandemi Covid-19.

Menanggapi hal ini, Arief selaku kordinator Komunitas Jaga Indonesia Kabupaten Bekasi mengharapkan kepada pemerintah agar dengan tegas dapat membubarkan ormas yang disinyalir banyak melakukan pelanggaraan hukum, agar menjadi contoh ormas lain agar taat aturan hukum serta jangan mencoba-coba bermain api dengan hukum di Indonesia.

Beberapa tokoh yang hadir dalam acara ini diantaranya :

  • 1. Arief Widhiharto (Ketua Komunitas Jaga Indonesia Kab. Bekasi)
  • 2. Gus Faiz Taufik Nawawi (Pengasuh Pesantren Al Baqiyatus Shalihat)
  • 3. Ki Sura Wisesa (Tokoh Pemangku Adat Kab. Bekasi)
  • 4. Ustadz H. Faozan
  • 5. Ustadz Fasjud Syukroni, M.H.I
  • 6. Pdt. Eben Ezer Aruan (Gereja Kristen Luther Indonesia)
  • 7. Pdt. Wahyu Irawan Kristanto (GBI)
  • 8. Gus Rofik (Tokoh Budaya)
  • 9. Widya Permana (Buddha Suci)
  • 10. Satang Sarjono (Paroki Ibu Theresa Cikarang)
  • 11. Bp Edo (Ketua Komunitas Budaya Balad Bekasi)
  • 12. Pdt. Andreas
BACA JUGA :  Lurah Kebon Jeruk Pantau Situasi Natal Di Gereja MBK, Jamin Keamanan

(TS/AM).