Komisi 3 DPRD Kabupaten Bekasi Tegaskan, Jalan Rusak Cikarang Cibarusah Akan Segera Dibangun

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Maraknya keluhan masyarakat terkait jalan provinsi yang rusak jalur Cikarang – Cibarusah yang setiap hari macet bahkan seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas, anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Cecep Noer menanggapi perihal tersebuttersebut dalam sela-sela dirinya menghadiri giat GP Ansor di Kampung Bugel salam, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Minggu (20/03/2022).

Kepada awak media topikkita.com Ia mengatakan, bahwa pihaknya sudah membuat kesepakatan dengan pemerintah Jawa Barat belum lama ini.

Bacaan Lainnya

“Saya sudah membuat rapat kesepakatan dengan pemerintah provinsi Jawa Barat di Cikarang Selatan dengan para pihak pengusaha PLN, perusahaan Telkom dan juga rutilitas-rutilitas yang lain, insya Allah di tahun ini akan dilaksanakan pembangunan,” Ujar Cecep Noer, ketua DPC partai berlambang Ka’bah, (PPP).

Dirinya melanjutkan, “tiang listrik yang seharusnya perlu digeser, kini sudah dilakukan penggeseran, termasuk kabel telkom, bahkan perusahaan air PDAM yang ada kabel atau pipa di bawah tanah, mereka sudah sepakat nanti akan dilakukan penggeseseran serempakserempak,” Terangnya.

Cecep Noer yang terpilih belum lama menjadi ketua partai secara aklamasi ini juga menyampaikan bahwa dirinya sudah berkordinasi dengan Wakil Gubernur Jawa Barat, kang Uu, bahwa pembangunan jalan nanti ditargetkan selesai sebelum Desember 2022 dan direncanakan akan dimulai sehabis Lebaran Idul Fitri.

“Kira-kira abis lebaran lah, tapi pihak ke tiganya (pemborong/red) sudah ada, karena lelangnya di provinsi Jawa Barat. Mudah-mudahan cepat selesai,” Pungkasnya.

Dilain tempat, hal senada sekaligus kritikan terkait persoalan jalan yang sudah lama parah dan dikeluhkan oleh warga itu, juga disampaikan oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Serang Baru, Budi, bahwa menurutnya bukan saja masyarakat yang dirugikan dengan jalan seperti itu, tapi pemerintah setempat juga sangat dirugikan.

Menurut Budi, dengan  kondisi jalan yang sering macet seperti itu, proses perjalanan untuk kedinasan tugas pemerintah juga menjadi terhambat waktunya.

“Jangankan masyarakat umum, kita pemerintah juga menjadi korban. Harus melewati jalan yang rusak sehingga menghambat waktu,” Tuturnya.

Budi menjelaskan, bahwa jalur kemacetan jalan arah Serang Baru adalah dampak dari adanya jalur kawasan perusahaan yang ada di wilayah Cikarang Selatan.

“Karena disana sifatnya buka tutup, efek kemacetan bahkan sampai sini, sampai Taman Buaya,” Ungkap Budi.

Pos terkait