TOPIKKITA.COM | BEKASI – Dugaan tindak pidana korupsi atas penyelewengan dana bantuan sosial (Bansos) sebanyak RP. 195.022.232,04 (Seratus sembilan puluh lima juta dua puluh dua ribu dua ratus tiga puluh dua rupiah koma nol empat) yang dilakukan oleh terduga inisial S.S berhasil ditindak oleh Kepolisian Resort Metro (Polres Metro) Bekasi dalam hal ini Subnit Tipidkor Unit Krimsus Sat Reskrim dan kini sudah dilimpahkan serta dilakukan penahanan oleh pihak Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi.

Diketahui, pelaku S.S adalah bertugas sebagai pendamping kegiatan bantuan program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) pada salah satu desa di Kabupaten Bekasi diduga telah menyalahgunakan anggaran untuk 25 penerima bantuan perbaikan rumah milik masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Atas kerja keras para anggota dua instansi negara ini (Kepolisian dan Kejaksaan) yang berhasil mengungkap tindak pidana korupsi, membuat ketua LSM Benteng Bekasi Turangga Cakra Udaksana sangat mengapresiasi kinerja para anggota kedua instansi tersebut.

“Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Polres Metro Kabupaten Bekasi dalam hal ini Sat Reskrim Subnit Tipidkor dan Kejari Kabupaten Bekasi atas terungkapnya kasus tindak pidana korupsi.” Tegas Turangga via seluler kepada topikkita.com. Rabu (29/07/2020).

Selain itu, ketua LSM yang selalu gencar menyikapi tindak penyelewengan oleh para oknum pejabat di Bekasi ini juga berharap, agar kedua institusi ini bisa benar – benar menjadi payung hukum untuk menegakkan keadilan agar tercipta Kabupaten Bekasi yang lebih maju.

“Semoga keduanya (instansi Polres dan Kejaksaan-red) senantiasa bisa solid, berani, tegas dan adil dalam penegakan hukum. Jangan sampai ada oknum yang timpang dalam menangani kasus, dikarenakan umpama banyak uang, sementara hukum tumpul ke bawah bagi yang miskin.” Ujarnya, menutup percakapan telepon. (Red)