TOPIKKITA.COM|BEKASI, Menindaklanjuti maraknya Pemberitaan dari media online dimana didapati nya beberapa data Ganda penerima Program BPNT dan PKH di Kecamatan Pebayuran hal ini mendapat respon cepat dari Muspika Kecamata Pebayuran dengan menggelar rapat minggon di Kantor Kecamatan Pebayuran, Rabu (24/03).

Namun sangat disayangkan undangan rapat minggon tersebut ternyata tidak dihadiri Ketua PSM Kecamatan Pebayuran, Saroh dimana informasi yang didapat Ketua PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) tersebut beralasan sakit. Padahal dalam agenda rapat minggon tersebut sangat diperlukan keterangan dari semua Koordinator PKH dan PSM mengapa terdapat Kartu BPNT dan PKH Ganda.

Hendra Gustar, Ketua Parade Nusantara Kabupaten Bekasi, angkat Bicara, dirinya meminta kepada ketua PSM Kecamatan Pebayuran harus lebih profesional dan proposional dalam menjalankan fungsi dan tufoksinya serta kewajibannya sebagai Ketua Ketua PSM Kecamatan Pebayuran, yang harus dapat bersinergi dengan unsur Muspika dan Rekanan dari Koordinator PKH, terutama dalam menyikapi akan maraknya pemberitaan kartu BPNT dan PKH ganda di Wilayah Kecamatan Pebayuran.

“Meskipun SK Ketua PSM maupun anggotanya dari Bupati, (belum terbit-Red) seharusnya sebagai ketua PSM Kecamatan dapat lebih profesional dan proposional lagi akan tugas dan fungsinya, dalam menciptakan akselerasi dalam menjalankan program dan kegiatan di Wilayah Kecamatan Pebayuran, apalagi menyangkut maraknya pemberitaan adanya kartu PKH maupun BPNT yang Ganda. Seharusnya sebagai ketua PSM harus mementingkan untuk hadir, dan menyampaikan keterangannya, dalam menyikapi akan pemberitaan tersebut di hadapan Muspika dan Rekanannya dari Koordinator PKH dan di hadiri awak media yang meliput acara tersebut, agar semuanya Clear dan ada titik terang, jangan alih – alih sakit gak taunya mendampingi kegiatan Baznas di Desa Sumbersari. yang mana sudah ada Kepala Desa, dan Stapp Kesra serta PSM desa itu sendiri”, kata Hendra

Kalau begitu, tegas hendra, ada apa? sehingga Ketua PSM tidak menghadiri undangan muspika yang sipatnya biasa namun sangat penting akan hal yang di maksud, dan tidak menutup kemungkinan, menurut dugaan saya, “ada main di semua ini, terkait dugaan adanya kartu BPNT Maupun PKH yang ganda di wilayah Kecamatan Pebayuran”, Sambung Hendra.

BACA JUGA :  Minim Fasilitas Internet Wifi di Ruang Publik, Mahamuda Minta Lembaga Hukum Agar Audit Anggaran Pengadaan Hotspot Wifi di Pemda

Hendra pun meminta, kepada Camat Pebayuran. baik Dinas Sosial Kabupaten Bekasi maupun Kementerian Sosial, untuk mengevaluasi akan kinerja Ketua PSM Kecamatan pebayuran, yang tidak Profesional dan Proposional dalam menciptakan akselerasi dan sinergitas akan kondusifitas jalannya program dan kegiatan Pemerintahan di Kabupaten Bekasi khususnya di Kecamatan Pebayuran, bila perlu Cabut SK nya dan gantikan dengan yang lebih Berkompeten dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan kewajiban sesuai fungsi dan tupoksinya. Tegas Hendra. (Sant)