TOPIKKITA.COM | BEKASI – Tokoh muda asal Tambun Selatan Kabupaten Bekasi mengharapkan kaum milenial bisa bersinergi dengan pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang saat ini digalakkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal tersebut dikemukakan oleh Nur Kholis saat dijumpai disela aktifitasnya pada Minggu (04/10/20), menurutnya penting bagi kaum muda dalam menerapkan protokol kesehatan pada kondisi pandemi seperti saat ini, bahkan bisa menjadi contoh dilingkungannya dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Saya pribadi berharap kaum muda di Kabupaten Bekasi bisa menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan di lingkungan dan dalam pergaulan,” paparnya.

Lebih lanjut kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Inisiatif Masyarakat Indonesia (LIMPA), pemuda harus malu jika dalam setiap aktifitasnya tidak menjalankan protokol kesehatan, karena dianggapnya pemudalah yang harus menjadi agen dalam penekanan penularan Virus Corona di Kabupaten Bekasi bahkan Indonesia.

“Pemuda kan kaum intelek, harusnya malu jika dalam rutinitasnya tidak mengindahkan protokol kesehatan, karena pemudalah yang harusnya menjadi agen penekanan penularan virus corona di Bekasi maupun di Indonesia dengan pola hidupnya,” katanya.

Selain itu masih kata pemuda yang pernah menjabat sebagai ketua KAPEMASI (Keluarga Pelajar Mahasiswa Bekasi) keadaan pandemi seperti ini jangan dijadikan alasan dalam kreatifitas maupun kerjaan, pastinya hal tersebut bisa dilakukan seperti biasa dengan mentaati peraturan protokol kesehatan.

Kholis juga mengucapkan terimakasih kepada para relawan dan tenaga medis yang sudah berjuang menjadi garda terdepan dalam penanganan kasus Covid-19.

“Jangan jadikan alasan untuk bermalas-malasan bagi pemuda dalam berkreasi dan bekerja, saya pribadi juga mengapresiasi bagi para relawan dan tenaga medis yang sedang berjuang,” tutupnya. (Red)