Ketua Gerakan Pemuda Ansor – Banser Buka Suara Soal Pj. Bupati Bekasi

  • Whatsapp

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Menyikapi ramainya perbincangan para tokoh yang tersebar dibeberapa media terkait Pj. Bupati Kabupaten Bekasi, DR. H. Dani Ramdan, MT., yang baru satu bulan menjabat dikarenakan Bupati Eka Supria Atmaja meninggal dunia, kinerja penjabat bupati ini banyak menuai sorotan dari berbagai kalangan.

Ada yang mendukung sepenuhnya apapun langkah kebijakan yang akan diambil oleh penjabat Bupati asalkan demi kabaikan masyarakat kabupaten Bekasi. Namun, ada pula pihak yang mempersoalkan secara konstitusional terkait SK pengangkatan dirinya dianggap tidak sah, bahkan diduga ada permainan dibalik meja atas dilantiknya Dani Ramdan ini.

BACA JUGA :

Bahkan ada pula beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menolak secara terang – terangan, siapapun penjabat bupati, asalkan harus putra daerah kabupaten Bekasi. Selain itu, beberapa hari setelah dilantiknya Pj Bupati, beberapa lembaga LSM juga sempat ada yang mendemo ke kantor DPRD Kabupaten Bekasi yang ditujukan kepada panitia pemilih (Panlih) wakil bupati, mereka menilai, bahwa gara – gara kegagalan panlih inilah sehingga Bekasi tidak mempunyai wakil Bupati. Sehingga akibatnya, dengan adanya hal yang tak terduga dengan meninggalnya Bupati Eka Supria Atmaja, akhirnya Bekasi krisis kepemimpinan.

Terlepas dari semua polemik tersebut, hal ini membuat ketua pengurus cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor – Banser Kabupaten Bekasi, Ahmad Tetuqo Taqiudin atau biasa akrab disapa Atet, dirinya ikut buka suara.

Dikediamannya, Minggu (05/09), Atet, sosok bersahaja dimata ribuan para anggota Ansor dan Banser ini enggan menyikapi hal – hal lainnya terkait Pj Bupati sebagaimana banyak di persoalkan oleh pihak – pihak tertentu.

Pos terkait