TOPIKKITA.COM | BEKASI – Kehadiran Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sangat di butuhkan masyarakat, bahkan setiap hari terus mendapat dukungan dari berbagai pihak baik Pemerintah, Swasta, TNI, Polri serta berbagai elemen lainnya.

Dukungan juga disampaikan oleh ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, HM. BN. Holik Qodratullah yang belum lama dilantik kepada LAN saat beraudiensi di ruang tamunya. Jumat (16/10/2020).

Holik mengatakan, bahwa LAN sangat berbeda dengan lembaga lainnya karena visi dan misinya sangat spesifik guna menyelamatkan anak- anak Bangsa dari bahaya narkoba, khususnya di Kabupaten Bekasi. Dirinya mengaku sangat senang dan mendukung gerakan moral LAN dalam mencegah para generasi dari bahaya narkoba.

Masih ujar Holik, bahwa dirinya juga akan mengawal aspirasi LAN yang sudah di sahkan oleh DPRD lewat paripurna, dan sekarang Perda Penyakit Sosial Masyarakat sedang di proses menjadi lembaran negara dan akan segera di sosialisasikan. Selain itu, ia juga akan mendorong Perda pendidikan di Kabupaten Bekasi agar masuk dalam pelajaran di sekolah, minimal pada saat orientasi memasuki masa pengenalan sekolah. Para pelajar dibekali pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Dalam kesempatan audiensi tersebut, Edi YP selaku ketua LAN juga menambahkan agar usulan LAN yang sudah masuk dan sudah ketuk palu, agar mohon di kawal. Diantaranya adalah mendorong BNK menjadi BNNK. Setiap kecamatan ada satgas anti natkotika, memberikan bantuan dana hibah, dan membangun gedung rehabilitasi.

“Kepada ketua dewan yang terhormat, mohon agar kiranya usulan LAN yang sudah di Perdakan dapat terwujud di tahun mendatang,” Ujar Edi YP.

Kasubag persidangan, H. Sukri mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung dan tertarik dengan adanya LAN milenial. Karena dirinya sebagai basik seorang pendidik, akan mendorong agar dibuatkan Perda pendidikan agar masalah narkoba di masukkan dalam kurikulum belajar daerah.  Sehingga dengan wawasan yang semakin luas, para pelajar dapat di bekali iman dan ilmu untuk menolak pengaruh narkotika. (Red)