TOPIKKITA.COM | BEKASI – Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKK-NU) Kabupaten Bekasi yang baru satu hari dikukuhkan, hari ini disambut baik oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) H. Sopian, S.Pd.I., M.Si., didampingi Kasi Pondok Pesantren yang sekaligus ketua PCNU, Drs. H. Komarudin, MM., di ruang kerjanya Komplek Pemda Blok E. 3 Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Kamis (27/05/2021).

Proses silaturahmi sekaligus audiensi, Ketua LKKNU H. Anton Simanur didampingi wakil ketua Erma Masyfuah, Pembina LKKNU Hj. Vera Susanti dan juga penasehat Dr. H. Subagyo A. M, SE, MM., disambut akrab oleh ketua kantor Kemenag Kabupaten Bekasi, H. Sopian.

H. Anton menyampaikan kepada awak media topikkita.com bahwa pertemuan ini adalah dalam rangka silaturahmi halal bihalal sekaligus audiensi terkait peluang kerjasama sinergitas antara LKKNU dengan pihak Kemenag.

“Kepala Kemenag memberikan peluang kerjasama untuk mengadakan BP4 (Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan) dari tingkat Kabupaten dan Kecamatan, agar pernikahan dini dan pendidikan pra nikah bagi warga kabupaten Bekasi bisa aktifkan dan diperluas melalui kemitraan dengan LKKNU. Semoga kedepannya hal ini bisa dijalankan oleh PCNU melalui LKKNU dengan baik, agar syiar atau pemahaman terkait pra nikah bisa lebih meluas serta reting kasus perceraian bisa menurun,” ujar ketua LKKNU, H. Anton.

Sementara itu, kepala kantor Kemenag Kabupaten Bekasi, H. Sopian sangat antusias menyambut baik terkait perihal kerjasama yang disampaikan oleh LKKNU. Ia juga berterimakasih telah berkunjung ke Kemenag, karena antara NU dengan Kemenag tidak bisa dipisahkan, apalagi ketua PCNU-nya juga orang Kemenag.

“Ini sangat bagus, nanti akan kami akomodir menjadi salahsatu program Kemenag di tiap – tiap KUA (Kantor Urusan Agama) ditingkat kecamatan. Secepatnya LKKNU akan kami undang untuk membahas lebih spesifik bersama Kasi Bimas Islam,” ujar H. Sopian.

Pertemuan silaturahmi ini berjalan harmonis selama kurang lebih satu jam secara kekeluargaan, sesekali diiringi canda tawa ria. *(TS/AM/)

BACA JUGA :  Camat Leuwiliang Bantu Ekonomi Tunanetra