Kecewa Tidak Ada Perhatian Infrastruktur Jalan Dari Para Legislatif, Masyarakat Desa Pantai Bahagia Ancam Tidak Ikut Pemilu DPRD 2024

  • Whatsapp

TOPIKKITA.COM | Kabupaten Bekasi – Masyarakat Desa Pantai Bahagia yang mengeluhkan akses jalan desa yang rusak saat ini merasa tidak mendapatkan perhatian dari Wakil Rakyat (DPRD-Red) yang telah mereka pilih, bahkan situasi ditengah Pandemi Covid-19 dengan adanya kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 4 di sejumlah wilayah membuat masyarakat semakin merasa kesulitan ekonomi.

BACA JUGA :

Saat ini Pemerintah Desa (Pemdes) Pantai Bahagia yang dipimpin oleh Maman Suryaman sedang berusaha mengoptimalkan potensi yang ada dari berbagai sumber pendanaan baik dari APBN, APBD, Dana Desa dan Dana Pribadi sedang berusaha sekuat tenaga untuk pembangunan jalan desa dengan tujuan memperbaiki badan jalan sebagai akses masuk ke desanya dengan menggunakan material yang tidak biasa yaitu pasangan herbel dan adukan semen pasir. Minggu (25/07/2021).

Saat wawancara dengan Maman Suryaman (Kades) ia mengatakan, “Saya melakukan ini karena memang desa kami dari 5 tahun lalu sudah melakukan lobby-lobby kepada pihak Pemda melalui Dinas Terkait dan Bupati serta kepada anggota dewan khususnya Dapil V, namun saat ini tidak ada satupun perbaikan infrastruktur yang masuk ke desa kami. Bahkan saya beserta masyarakat sangat kecewa pemerataan pembangunan tidak pernah kami rasakan di Desa Pantai Bahagia, bahkan para wakil rakyat yang telah kami pilih tidak melirik sedikitpun, padahal potensi pendapatan ekonomi di Desa Pantai Bahagia sangat besar jika didukung dengan infrastruktur jalan yang baik. Saya sudah berkomunikasi dengan Bupati (H. Eka Supria Atmaja-Red)  serta dinas terkait (Distarkim) tapi sampai dengan saat ini tidak ada satupun realisasi walau telah diadakan Musrembangdes,” ujar  Maman.

Maman melanjutkan, “Badan jalan ini sebagai pintu masuk akses desa, dimana masyarakat kami sangat mengharapkan adanya perhatian dari para wakil rakyat yang telah kami hantarkan duduk di kursi anggota dewan yang terhormat, namun aspirasi masyarakat tidak pernah tersampaikan untuk infrastruktur jalan.  Maka dari itu, masyarakat Desa Pantai Bahagia sudah sepakat untuk pemilihan anggota DPRD berikutnya tidak akan menggunakan hak pilih jika memang aspirasi kami tidak di dengar. Buat apa ada wakil rakyat, jika tidak bisa memperjuangkan suara kami,“ pungkasnya.

Saat ini masyarakat Desa Pantai Bahagia sedang bergotong royong melakukan pengerasan badan jalan masuk desa dengan harapan agar dapat menggunakan jalan dengan layak. (Sant)

Pos terkait