TOPIKKITA.COM | BEKASI – Karang Taruna (Katar) Kecamatan Cikarang Timur bersama Katar Desa Karangsari melakukan giat donor darah, santunan anak yatim-piatu dan jompo di halaman kantor Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Minggu,(13/09/2020).

Kegiatan ini bertemakan “Menguatkan Yang Rapuh, Merawat Kehidupan” yang di support oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kab. Bekasi, Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Marginal, PT. Djabesmen, Exalt To Coitus (XTC) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Cikarang Timur, Front Pembela Islam (FPI) Cikarang Timur, Taruna Merah Putih, Kominte Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassaemia Indonesia (POPTI) Bekasi.

Ketua Panitia, Awin Sanjaya, SH., menerangkan, bahwa agenda dua kegiatan ini, yaitu donor darah dan santunan, sangat di apresiasi oleh masyarakat. Karena bisa sangat bermanfaat secara langsung untuk membantu banyak orang.

“Apa yang kita santuni hari ini dengan jumlah cukup luar biasa. Total jumlah anak yatim-piatu sekitar 163 anak, dan jompo sekitar 214. Santunan ini khusus untuk warga Desa Karangsari. Adapun donatur kita, dari perusahaan-perusahaan yang ada di Karangsari. Tapi 70 persen paket yang kita berikan itu, sumbernya dari PT. Djabesmen,” terang Awin.

Masih tutur Awin, “sebetulnya kalau soal persiapan, sudah dari jauh-jauh hari. Saya katakan cuma 3 minggu persiapan. Alhamdulillah, karena apresiasi dari perusahan-perusahaan dan kepala desa yang begitu luar biasa, ya terlaksana ni acara,” ucapnya.

Imam Sofwan selaku ketua Karang Taruna Desa Karangsari ia berucap, “alhamdulillah, antusias dari warga sangat baik dengan adanya kegiatan ini. Santunan ini kita lakukan dalam rangka memperingati hari Asura, dan donor darah dalam rangka kegiatan rutin Karang Taruna Cikarang Timur dan hari Bulan Bhakti Karang Taruna yang kebetulan hari ini Desa Karangsari kebagian jadwalnya,” jelasnya.

Masih sambung Imam, “harapan saya kedepan, kegiatan ini harus tetap berlanjut. Karna kita tidak selamanya ada di Karang Taruna, ada regenerasi selanjutnya. Semoga re-generasi yang akan datang bisa melanjutkan kegiatan rutinitas ini dengan lebih baik lagi dari pada hari ini.” Tutupnya. (Fadli)