TOPIKKITA.COM | BEKASI – Tingginya kasus warga yang terpapar covid-19 dengan jumlah tertinggi di Desa Setia Mekar, Tambun Selatan mendapat perhatian dari unsur Forkopimda yang langsung melakukan sidak.

Di hadapan Forkopimda saat di mintai keterangan, Kapolsek belum memasukan data terbaru dua puluh empat warga yang terpapar dan tidak hadirnya Kepala Puskesmas Tambun Selatan. Sehingga data warga yang terpapar tidak singkron baik antara Kapolsek maupun unsur Muspika Tambun Selatan.

“Hari ini kami unsur Fokopimda mengunjungi posko Kecamatan Tambun Selatan, menindak lanjuti surat edaran Bupati bahwa setiap kecamatan wajib memiliki posko covid 19 dan menjadi kordinator tingkat desa atau kelurahan sampai dengan tingkat RT”. Terang Kapolres Metro Bekasi KBP. Hendra Gunawan.

Ia menjelaskan, peningkatan covid 19 cukup signifikan, Tambun Selatan menjadi nomer urut pertama zona merah dengan angkat tertinggi sebanyak 277 warga terpapar, Desa Setia Mekar menjadi desa tertinggi dalam kasus ini.

“Petugas berupaya meningkatkan kegiatan 3 T, edukasi dan kembali menerapkan aturan 5 M serta memaksimalkan vakinasi pada warga Tambun Selatan”. Tutur Kapolres.

Menurutnya, setiap hari akan melakukan 3 T di tiga titik di wilayah Tambun Selatan dengan melakukan oprasi yustisi di zona merah. Tambun Selatan dengan jumlah penduduk yang cukup padat dan terbesar di Kabupaten Bekasi, oleh karena itu harus di lakukan upaya yang lebih maksimal.

Kapolres bertutur, “mikro lockdown sudah ada lima RT yang di berlakukan dan akan di evaluasi bila memang ada transmisi di tingkat RW akan kita perketat. Ada bermacam klaster yang terjadi dari tingkat bermain di taman, klaster hajatan dan klaster lainnya. Kedepannya akan di evaluasi termasuk tempat kuliner maupun hiburan yang berada di Tambun Selatan”. Ujarnya.

Kapolres memerintahkan kepada unsur muspika apabila ada klaster keluarga di satu rumah dan rumah tersebut tidak layak untuk melakukan isolasi mandiri, agar segera di evakuasi ke tempat yang sudah di siapkan di tiga hotel dengan kapasitan ratusan ruang.

Hendra meminta kepada para Kapolsek, Danramil serta Camat di Kabupaten Bekasi, untuk jangan sungkan mengevakuasi warga bila rumah warga yang terpapar covid 19 tidak layak di gunakan untuk isolasi mandiri. (Red)

BACA JUGA :  Ratusan Warga Cikarang Utara Yang Kembali Dari Mudik Di Sweb Antigen