TOPIKKITA.COM | BEKASI – Pemerintahan Desa Karangsari Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi mengadakan Program Padat Karya Tunai dengan agenda kali ini pembersihan saluran tersier guna lebih baiknya air yang mengalir ke persawahan para petani di Kampung Tengah, Desa Karangsari. Rabu 26/08/2020.

Berdasarkan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pelaksanaan program padat karya tunai di desa Karangsari adalah penganggaran kegiatan-kegiatan yang bersifat padat karya (skema cash for work) merupakan salah satu bentuk kegiatan padat karya dengan memberikan upah langsung tunai kepada tenaga kerja yang terlibat, dimana anggaran dana Padat Karya Tunai ini didapat dari APBN tahap II sebesar 66 juta.

Kepala Desa Karangsari, Umbara yang akrab di sapa “Bao” mengatakan bahwa dalam pelaksanaan pekerjaan ini tenaga kerjanya diambil dari warga setempat, berjumlah 80 orang dengan upah sebesar 120 ribu perhari.

“Untuk pekerjaan ini dilakukan semata-mata permintaan dari masyarakat sendiri, karena saluran air tersier ini menjadi pintu masuk air untuk mengairi pesawahan antara Citarik Menye ke arah Petobor. Yaa.., walaupun saluran ini melewati tanah milik Multistrada, tetap harus di bersihkan. Baik sampah, rumput dan lumpurnya. Alhamdulillah, dengan adanya program padat karya ini agar para petani kami bisa menikmati hasil panen yang lebih baik,” ungkap Kades.

Anin, salah seorang warga RT 03/07 mengatakan,“kalau dilihat, memang saluran ini kurang layak, banyak sampah.Terima kasih pak Kades, karena sudah mendengar keluhan kami, perbaikan saluran air ke persawahan ini sudah terealisasi dan mempermudah para petani. Semoga kedepan lebih baik lagi,” singkatnya ketika di konfirmasi awak media topikkita.com. (Santoso)