TOPIKKITA.COM | BEKASI – Warga masyarakat Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengadakan pertemuan kembali secara resmi dengan pihak pelaksana pekerjaan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) setelah sehari sebelumnya  diadakan pertemuan namun belum ada kepastian terkait perbaikan jalan rusak akibat mobilisasi proyek, sebagaimana sudah diberitakan oleh topikkita.com dengan judul :

*Warga Kecewa…! Mediasi Dengan Pihak Proyek PLTGU Belum Ada Keputusan Perbaikan Jalan Yang Rusak Jalur Pintu Air – Gelonggong*

Pertemuan kali ini berlangsung di aula Desa Karangraharja, Rabu (27/01/2021).

Ketua BPD Karangraharja, Safwan, dirinya berujar, bahwa hari ini warga, tokoh masyarakat, pemerintahan desa, BPD, Babinsa, dan pihak terkait pembangunan PLTGU, mengadakan musyawarah atas tuntutan warga yang berkeinginan jalan yang rusak agar segera diperbaiki.

“Hasil dari musyawarah tersebut tertuang dalam berita acara. Yaitu dari pihak warga menginginkan perbaikan jalan sesuai rencana di bulan Desember 2020, sementara dari pihak PLTGU meminta menunda hingga Juni 2021. Hasil dari kesepakatan musyawarah ini akan mereka serahkan ke manajemen dan di diskusikan dengan PLN grup,” ujar Safwan.

Masih kata dia, “kita tunggu informasi nanti tanggal 31/01/2021. Mudah-mudahan ini cepat segera terealisasi. Mengingat desakan warga yang menginginkan agar segera diperbaiki jalan yang rusak itu, dan saya berharap kepada pihak PLTGU segera ambil keputusan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Mengingat ini untuk kepentingan masyarakat banyak, terkhusus yang memiliki rutinitas selalu melintas di jalan-jalan yang rusak itu,” harap Safwan.

 

Sementara itu, perwakilan dari PLTGU ketika di konfirmasi awak media tidak berkomentar, hanya dari pengungkapan lnya di dalam musyawarah, bahwa ia bukan pengambil keputusan dan akan menyampaikan hasil musyawarah tersebut kepada pihak manajemen. (AM)

BACA JUGA :  Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Raih Penghargaan MURI