Jalan Desa Tak Kunjung Dibangun, Maman Suryaman : Orang Pemda Gak Becus Kerja

  • Whatsapp

TOPIKKITA.COM | Kabupaten Bekasi – Tak kunjung mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, masyarakat Desa Pantai Bahagia terpaksa membangun jalan masuk akses desa dengan menggunakan herbel dan campuran adukan semen dan pasir.

BACA JUGA :

“Hal ini dilakukan karena masyarakat Desa Pantai Bahagia dari beberapa tahun lalu sangat mengharapkan adanya infrastruktur jalan di wilayah mereka, namun sepertinya hal tersebut luput dari perhatian pemerintah Kabupaten Bekasi  yang seharusnya mereka mendapatkan hak yang sama dalam hal pembangunan dalam infrastruktur untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat desa tersebut. Sangat disayangkan, hal ini hanya sebatas angan-angan saja padahal potensi ekonomi yang ada di Desa Pantai Bahagia sangat besar jika saja Pemerintah Kabupaten Bekasi adil dalam pemerataan pembangunan dari beberapa tahun yang lalu bahkan sebelum pandemi Covid-19 melanda seluruh negara termasuk Indonesia,”

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa Pantai Bahagia, Maman Suryaman, kepada wartawan disela-sela kesibukannya mengatur masyarakat yang melakukan pengerasan jalan desa tepatnya di Kampung Blukbuk. Minggu (25/07/2021).

Maman Suryaman membeberkan, “Pengerasan jalan sepanjang 1.7 Km ini saya lakukan karena memang dukungan dari warga saya, saya kerjakan dari bulan satu (Red-Januari 2021) saya garap, jalan dari lebar 1,5 meter menjadi 2 meter dengan dana talangan pribadi bahkan untuk pembebasan tanah untuk jalan menjadi 2 meter dan penggantian pohon mangga, jambu, kelapa dan ratusan pohon lainnya yang berada di pinggir jalan. Sudah banyak biaya pribadi saya keluarkan, sekitar 200 juta dari uang pribadi,   yang penting saya berkorban untuk warga saya karena warga sayang sama saya dan saya miris, karena banyak warga saya yang sakit tidak tertolong karena sulitnya akses jalan. Untuk ekonomi, banyak warga jika mengirim ikan hasil laut kesulitan, kemudian pengunjung juga susah kalau mau mancing. Jika jalan bagus, otomatis banyak duit masuk,” Jelasnya.

Maman menambahkan, “dulu permasalahan jalan ini sudah dimusrenbangkan, tetapi mana buktinya?!. Sesuai janji almarhum Bupati, “utamakan bukti, bukan janji” sampai sekarang tidak ada realisasinya bahkan jalan yang sudah di plot akan dibangun malah dikembalikan menjadi silpa. Emang orang Pemda pada gak becus kerja?!” Ungkapnya.

Dilokasi tampak puluhan warga dengan giat menata satu persatu herbel serta mengaduk campuran pasir dan semen yang akan dipakai untuk pengerasan jalan, walaupun hal tersebut tampak tidak lazim dilakukan untuk konstruksi jalan pada umumnya namun itulah fakta yang terjadi. Saat ini masyarakat Desa Pantai Bahagia menjerit sangat membutuhkan infrastruktur jalan tapi sampai saat ini tidak ada tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Bekasi. (sant)

Pos terkait